"Penting karena berkaitan dengan kemampuan sensorik pada bayi," kata Dr. dr. Jo Edy Siswanto Sp.A (K) dari Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta kepada Medcom.id.
Selain itu, juga berpengaruh untuk hubungan yang lebih baik antara orang tua dan bayi. Maka, upayakan baby massage langsung dilakukan oleh orang tua kandung si bayi.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Ibu bisa membangun hubungan, apalagi biasanya stres untuk menangani anak pertama. Ajarkan ibu pegang bayi dengan massage, bagaimana membina hubungan ibu dan bayi dengan baik," paparnya.
Cara tersebut bahkan diyakini bisa mengatasi baby blues selaku sindrom pada ibu yang stres usai melahirkan.
Selain itu, dengan pijatan menjadikan bayi lebih rileks hingga membuat kenyamanan. Pertumbuhan hormon dan sel saraf juga akan semakin baik.

("Pijatan bagi bayi penting karena berkaitan dengan kemampuan sensorik pada bayi," kata Dr. dr. Jo Edy Siswanto Sp.A (K) dari Rumah Sakit Royal Taruma, JakartaFoto: Irina Murza/Unsplash.com)
(Baca juga: Tepatkah Pijat Tubuh Anak Saat Sakit Pencernaan?)
Anda bisa mendapatkan manfaat dari setiap bagian tubuh yang dipijat. Begitu pula untuk bayi prematur, ada cara agar bayi bisa makan dan bicara, yakni dengan jari telunjuk. Buatlah bentuk seperti bentuk huruf C dari sudut bibir kanan atas ke sudut bibir kanan bawah.
Namun secara umum, baby massage yang tepat dilakukan tiga menit pada setiap bagian tubuh. Bisa pijatan di kaki, tangan, punggung, perut, dan mulut. Tipsnya, mengarahkan pijatan ke arah aliran jantung.
"Jadi kalau tangan dan kaki itu pijatnya dari pergelangan ke atas. Kalau telapak diarahkan ke ibu jari dengan melingkar supaya gerakannya merata," kata Dr. Jo.
Pada bagian punggung, lakukan pijatan dari bawah ke arah atas. Gerakan pijatan zig-zag atau berliku bisa menjadi alternatif Anda. Sedangkan pada bagian dada, lakukan melingkar ke luar.
"Kalau perut ikuti bentuk usus. Pijat dari perut kiri bawah melingkar ke kanan. Ini bisa mengurangi kembung, untuk stimulasi, dan bayi lebih mudah buang air besar," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
