Cukup tidur siang selama 10 menit lebih efektif, ketimbang tidur lebih lama sekitar 40 atau 45 menit (Foto Ilustrasi: Leandro Maldini/Unsplash.com)
Cukup tidur siang selama 10 menit lebih efektif, ketimbang tidur lebih lama sekitar 40 atau 45 menit (Foto Ilustrasi: Leandro Maldini/Unsplash.com)

Beberapa Cara Mengatasi Kantuk usai Begadang

Rona kesehatan
Anggi Tondi Martaon • 14 Januari 2019 15:17
Jakarta: Banyak alasan seseorang untuk begadang. Entah itu menonton siaran langsung sepak bola, atau jatah ronda di tempat tinggal. Padahal, keeseokan harinya harus melakukan aktivitas super padat.

Lalu bagaimana cara meminimalisir rasa kantuk yang seringkali menyerang setelah begadang semalaman? WebMD punya beberapa tips yang bisa menghilangkan rasa kantuk, berikut di antaranya:

1. Tidur Siang Efektif
Dalam sebuah studi Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA), pilot yang tidur siang selama 26 menit pada siang hari mengalami penurunan kinerja lebih lambat hingga 34 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Lalu, berapa lama waktu yang dibutuhkan? Kepala Divisi Tidur dan Kronobiologi Universitas Pennsylvania David Dinges mengatakan, Anda cukup tidur siang selama 10 menit. "Jika Anda tidur lebih lama sekitar 40 atau 45 menit, Anda mungkin merasa pusing ketika bangun. Ini disebut inersia tidur, dan terjadi ketika Anda bangun dari tidur nyenyak. Begitu Anda melepaskan perasaan itu, Anda akan mendapat manfaat dari tidur siang dan merasa lebih tajam daripada yang Anda miliki tanpanya," kata Dinges.

2. Konsumsi Kafein
Asupan yang mengandung kafein, seperti kopi atau minuman berenergi bisa menjadi pilihan utama menghilangkan kantuk. Namun, kadar yang dikonsumsi harus disesuaikan dengan berat badan.

Namun, yang perlu diketahui adalah efek kafein tidak bisa langsung menghilangkan kantuk. Biasanya dibutuhkan sekitar 15 hingga 30 menit merasakan efek kafein.

Ada cara terbaik menerapkan cara ini. Berbaringlah selama 30 menit setelah mengonsumsi kafein. Selanjutnya, Anda akan lebih segar. Namun, efek tersebut hanya bertahan selama tiga hingga empat jam.

"Jika Anda berencana untuk menggunakan kafein secara strategis setiap beberapa jam, Anda dapat menjaga diri Anda pada tingkat kinerja yang cukup baik," kata Pakar Manajemen Kelelahan Mark Rosekind, PhD.

3. Nyalakan Lampu
Usahakan agar terus berada di tempat yang terang. Karena, jam tubuh selaras dengan siklus kegelapan dan cahaya.

"Ketika orang semakin lelah, mereka sering menemukan cahaya terang tidak menyenangkan dan mereka sengaja mematikan lampu," kata Dinges.

Hal senada juga disampaikan oleh Profesir Psikiatri di University of California San Diego dan VA San Diego Healthcare System Sean P.A. Drummond, PhD. Dia menyarankan agar tetap menyalakan lampu untuk menghilangkan kantuk.

"Sebaliknya, Anda harus menyalakan lampu dan bahkan melangkah keluar untuk bisa langsung terkena paparan sinar matahari," kata Drummond.

4. Gerakkan Tubuh Anda
Berjalan cepat atau berolahraga membuat darah Anda bergerak. Olahraga juga meningkatkan kekuatan otak.

"Jika Anda menggerakkan tubuh Anda, ada umpan balik otomatis dari otot-otot Anda yang pergi ke mekanisme sentral otak untuk meningkatkan kewaspadaan," kata Sharon Keenan, PhD, pendiri dan direktur School of Sleep Medicine dari Stanford University Center for Excellence for the Diagnosis and Treatment of Sleep Disorders.

Bahkan mengubah aktivitas atau terlibat dalam percakapan dapat meningkatkan kewaspadaan. Tapi, cara ini tidak bertahan lama. Setelah berhenti, rasa kantuk akan timbul lagi.

5. Ketahui Batas
Meskipun ada berbagai cara menghilangkan kantuk, Anda tidak bisa membohongi tubuh. Oleh karena itu, segera istirahat setelah semua aktivitas selesai atau tubuh tidak bisa lagi diajak kompromi.

"Lebih baik tidur sampai Anda secara alami bangun. Itu akan menjadi pemulihan sejati dari malam tanpa tidur Anda," kata Dinges.


(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi