(Foto: Pregnancy.com)
(Foto: Pregnancy.com)

Ketahui 6 Metode Pencegah Kehamilan

Rona seks
Anggi Tondi Martaon • 03 Februari 2016 08:42
Menggunakan pil KB bukan satu-satunya metode untuk mencegah kehamilan. Masih ada berbagai metode lain agar mencegah terjadinya kehamilan usai berhubungan seks.
 
Jakarta:
Banyak wanita menggunakan pil KB sebagai alat pencegah kehamilan. Namun, tak sedikit pula yang enggan menggunakan pil KB dengan berbagai alasan. Misalnya takut gemuk, dan berbagai alasan lainnya.
 
Sebenarnya, ada banyak cara yang dapat dilakukan pasangan untuk menunda kehamilan selain menggunakan pil kontrasepsi. Berikut enam metode pencegah kehamilan seperti yang dikutip Blod Sky.
 

1. Kondom

Menggunakan kondom saat berhubungan intim menjadi cara yang paling mudah untuk mencegah kehamilan. Namun, dibanding alat kontrasepsi lainnya, kondom memiliki risiko kegagalan yang lebih tinggi. Bisa jadi karena kondisi kondom yang mudah rusak atau bocor.

2. Spermicide

Spermicide atau spermisida merupakan salah satu metode pencegah kehamilan. Spermisida merupakan kontrasepsi yang mengandung bahan kimia (nonoksinol-9), yang berfungsi untuk membunuh sperma.

3. Serviks Cup

Serviks Cup merupakan cup kecil berbentuk cembung yang diletakkan di bagian dalam vagina. Cup berfungsi menutupi leher rahim untuk menghalangi masuknya sperma ke dalam rahim. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agar hasil maksimal, penggunaan serviks cup sebaiknya dibarengi dengan spermicide. Akan tetapi, penggunaan seviks cup tidak bisa dilakukan sembarangan. Anda harus mendapatkan bantuan dari dokter atau bidan.

4. Suntik hormon

Menyuntikkan hormon pencegah kehamilan merupakan metode yang banyak digunakan saat ini. Hormon yang disuntikkan pada wanita dapat bertahan dan mencegah kehamilan selama tiga bulan. Namun, biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan metode pencegah kehamilan ini cukup besar.

5. Bedah pengendalian kelahiran

Jika metode pencegahan kehamilan lebih banyak diterapkan kepada wanita, beda halnya dengan bedah pengendalian kelahiran. Metode ini bisa dilakukan terhadap pria dan wanita dengan cara vasektomi dan tubektomi. 
 
Vasektomi merupakan operasi kecil yang bertujuan untuk mengikat saluran sperma, sehingga benih tidak mengalir dan tercampur dengan air sperma. Sementara tubektomi, merupakan metode memotong saluran indung telur, agar sel telur tidak bisa masuk kedalam rahim. 
 
Tubektomi, bersifat permanen. Meski bisa disambung kembali, tingkat fertilitasnya tidak akan bisa kembali seperti sedia kala. Pikir panjang sebelum melakukan metode pencegahan kehamilan ini.


6. Perangkat Intrauterin

Perangkat intaruterin merupakan suatu alat yang berbentuk huruf ‘T’. Alat pencegah kehamilan ini dimasukkan ke dalam rahim untuk menutup jalur sperma masuk ke dalam rahim. Penggunaan perangkat intrauterin dapat dilepaskan setiap saat ketika anda memiliki rencana untuk hamil kembali.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DEV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif