Termasuk soal informasi terkait Coronavirus (nCov) atau Virus Korona yang menjadi topik utama media sosial. Satu sisi rasanya ingin terus mengaksesnya, namun di sisi lain rasa panik pun jadi terus datang.
Saat ini terjadi, apa yang sesungguhnya perlu Anda dilakukan? Berikut penjelasannya oleh Psikolog Klinis Dewasa, Yulius Steven, M.Psi., Psikolog, dari Sahabat Kariib.
-Sumber yang tepat
Informasi dari sumber yang tepat akan memberikan perasaan tenang karena apa yang disampaikan apa adanya, tidak berlebihan. Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang penyakit ini, sehingga Anda tahu apa yang perlu dilakukan. Ketika Anda tahu, secara psikologis Anda akan lebih tenang.Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
“Kita harus menyikapinya adalah mencari informasi. Misalnya bagaimana virusnya menyebar. Gejala-gejala apa yang muncul. Apa faktor risiko yang menyebabkan kita terkena virus ini,” ujar Yulius saat dihubungi Medcom.id.
“Lalu lihat prevalensi. Berapa orang yang terkena di negara tersebut. Negaranya terletak di mana. Dekat atau jauh dengan tempat kita. Apakah di tempat kita sudah ada yang kena atau belum. Hal itu bisa dicari dulu di awal-awal,” lanjutnya.
-Ikuti langkah-langkah untuk menghindari penyakit
Dengan mendapat informasi yang tepat, Anda jadi bisa menghindari penularan. Terapkanlah apa yang Anda baca.“Kita harus melakukan hal-hal untuk mengurangi faktor risiko yang mungkin bisa terjadi di kita. Misal virus tersebar dari makanan-makanan kurang matang. Virus itu menyebar kontak langsung dengan orang. Kita lakukan hal-hal preventif. Kalau masak yang mateng. Kalau ada apa-apa cuci tangan pakai masker dan sebagainya,” ungkapnya.
-Tetap tenang
Tenang adalah salah satu kunci agar Anda terjauh dari bahaya. Tenang akan membuat Anda bisa berpikir rasional dan melakukan tindakan yang tepat.“Tetap harus tenang jangan panik. Berpikirlah sehat karena kalau panik kita akan mudah ketakutan sendiri padahal virus itu sangat kecil kemungkinannya masuk ke negara kita. Kita sudah berpikir terlalu jauh jadi stres sendiri,” terang Yulius.
”Kalau virus itu sudah besar prevalensi deket daerah kita. Yang perlu dilakukan adalah mencari informasi mengenai kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah setempat. Ini dilakukan agar tidak menimbulkan kepanikan secara masal juga,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(FIR)
