Temuan studi menunjukkan bahwa mandi air panas lebih efektif daripada olahraga ketika seseorang mengalami gejala depresi. (Foto: Holger Link/Unsplash.com)
Temuan studi menunjukkan bahwa mandi air panas lebih efektif daripada olahraga ketika seseorang mengalami gejala depresi. (Foto: Holger Link/Unsplash.com)

Studi: Mandi Air Hangat Bantu Atasi Depresi Dibanding Olahraga

Rona studi kesehatan
Torie Natalova • 29 Oktober 2018 14:05
Jakarta: Ketika Anda mengalami stres atau depresi, banyak yang menyarankan untuk mengatasinya dengan mandi air hangat atau minum teh yang dapat menenangkan pikiran.

Sebuah studi ilmiah baru mengatakan, mandi memang dapat memiliki dampak praktis terhadap depresi.

Sekelompok peneliti di Universitas Freiburg Jerman meneliti terhadap beberapa orang dengan depresi dan membaginya dalam dua kelompok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Kelompok pertama diminta untuk mandi air panas setiap sore selama 30 menit setiap mandi, sedangkan kelompok kedua diminta melakukan latihan aerobik 40-45 menit selama dua kali seminggu. (Baca juga: Berenang Dapat Mengatasi Depresi)


(Ketika Anda mengalami stres atau depresi, banyak yang menyarankan untuk mengatasinya dengan mandi air hangat atau minum teh yang dapat menenangkan pikiran. Foto: Kirill Balobanov/Unsplash.com)

Hasilnya, setelah delapan minggu kelompok yang mandi air panas menunjukkan tingkat depresi yang lebih rendah daripada kelompok yang melakukan aerobik. Temuan menunjukkan bahwa mandi air panas lebih efektif daripada olahraga ketika seseorang mengalami gejala depresi.

Teori ilmiah di balik mengapa mandi air hangat bisa berdampak pada orang-orang yang depresi, semua harus dilakukan dengan ritme sirkadian tubuh.

Ritme sirkadian pada dasarnya adalah jam internal 24 jam yang memberitahu tubuh kapan harus tidur, dan memengaruhi perilaku dan biokimia tubuh kita menggunakan suhu.

Orang yang depresi cenderung memiliki ritme sirkadian yang lebih datar, itulah sebabnya mengapa insomnia sering menjadi gejala depresi.

Dengan meningkatkan suhu inti tubuh seseorang, teori ini berpendapat dapat membantu memperkuat ritme sirkadian tubuh dan memperbaiki gejala depresi.




(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi