Makanan prasmanan bisa menjadi hamparan makan yang baik juga penyebaran hamparan kuman dan virus. (Foto Ilustrasi: Naim Benjelloun/Pexels)
Makanan prasmanan bisa menjadi hamparan makan yang baik juga penyebaran hamparan kuman dan virus. (Foto Ilustrasi: Naim Benjelloun/Pexels)

Memilih Makanan yang Aman bagi Pengidap HIV

Rona hiv/aids
Sunnaholomi Halakrispen • 12 Juni 2019 17:34
Selain untuk menjaga kebersihan apa yang Anda makan, memilih asupan juga penting untuk mencegah penularan terhadap orang lain. Untuk itu perhatikan beberapa hal-hal sebelum Anda makan.
 

Jakarta: Penyakit HIV mempersulit tubuh Anda untuk melawan infeksi dan bakteri yang berkembang dalam kotoran. Maka, pastikan Anda memilih makanan yang aman untuk Anda konsumsi.
 
Masalah kebersihan menjadi hal utama yang harus Anda perhatikan. Bersihkan dapur serta peralatan memasak, dan gunakan peralatan makan yang bersih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelum menyentuh makanan, selalu cuci tangan Anda dengan air sabun hangat selama setidaknya selama 20 detik. Selain itu, perhatikan hal-hal berikut:

1. Lewati prasmanan

Makanan prasmanan bisa menjadi hamparan makan yang baik juga penyebaran hamparan kuman dan virus. Anda tidak bisa tahu siapa dan bagaimana orang yang menyentuh makanan apa.
 
Hal yang sama berlaku untuk potlucks alias sesi makan bersama dengan konsep masing-masing orang membawa makanan untuk disantap bersamaan. Begitu juga untuk makanan yang tersaji pada sampel gratis di food court atau toko kelontong.

2. Tanggal kedaluwarsa

Tanggal jual pada makanan kemasan memberi tahu Anda sampai kapan makanan itu paling aman dikonsumsi. Jangan membeli atau makan makanan kedaluwarsa, karena lebih cenderung mendatangkan bakteri buruk.
 
Di sisi lain, tanggal dalam tulisan terbaik digunakan oleh, merupakan batas waktu pabrikan untuk rasa atau kualitas puncak makanan. Tanggal ini tidak terkait dengan keselamatan pada kesehatan.

3. Bilas kembali

Anda mungkin tergoda untuk membuang sayuran yang dicuci tiga kali dan memilih langsung memasukkannya ke mangkuk salad. Tetapi ketika Anda terinfeksi HIV positif, jauh lebih aman Anda mencuci berkali-kali dibandingkan menyesal karena hanya mencucinya sekali.
 
Ambil saringan dan cuci produk sayur maupun makanan lain yang dikemas. Bahkan, untuk makanan yang tertera label siap untuk dimakan.
 
Sedangkan, untuk makanan beku, buang es dalam daging beku Anda ke dalam kulkas atau microwave, jangan pernah meletakkannya di meja dapur. Sebab, kuman bisa tumbuh dalam makanan pada suhu kamar dan bisa memperparah sakit Anda.

4. Masak sepenuhnya

Sistem kekebalan yang lemah tidak bercampur dengan baik pada daging yang matang. Lakukanlah masak dengan baik atau matang, ini cara terbaik untuk membunuh semua bakteri sebelum Anda mengangkat makanan itu dengan sendok dan menyantapnya.

5. Kiat untuk makan di luar

Makan di luar tidak harus di luar meja hanya karena Anda terinfeksi HIV. Tetap saja, itu adalah ide yang bagus untuk membatasi restoran. Tanyakan kepada pelayan tentang bagaimana mereka memasak dan menyiapkan piring.
 
Pada makanan cepat saji, pilihlah opsi-opsi makanan yang masih segar dan lewati buah-buahan dan sayuran mentah. Gunakan saus sekali pakai dan bumbu lainnya.

6. Minumlah dengan bijak

Selain makanan, air juga dapat menampung kuman berbahaya. Jadi, minumlah air hanya dari sumber yang aman. Seperti air mineral dalam kemasan atau air yang dimasak.
 
Jauhi jus buah dan sayuran, sari buah apel. Hindari pula susu yang mentah atau belum dipasteurisasi dengan panas untuk membunuh patogen.
 
Lawan Faktor U, Tetap Sehat dan Produktif

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif