Kemal Mochtar dulu dan sekarang (Foto: dok. instagram)
Kemal Mochtar dulu dan sekarang (Foto: dok. instagram)

Kemal Mochtar Bagikan Trik Turunkan Berat Badan Secara Drastis

Rona diet tips kesehatan
Elang Riki Yanuar • 10 September 2019 21:22
Jakarta: Nama penyiar radio dan presenter Kemal Mochtar sempat menjadi perbincangan ketika berhasil menurunkan berat badan secara drastis tahun lalu. Pria yang dulu dikenal sebagai Kemal "Bunder" ini berhasil menurunkan berat badannya dari 120 kg menjadi 69 kg selama satu tahun.
 
Sejak saat itu, Kemal kerap diundang berbicara mengenai pengalaman dietnya yang menyita perhatian. Seperti yang dia lakukan ketika acara bincang-bincang Zurich Health di Senayan Jakarta Pusat. Kemal membeberkan rahasianya bisa memangkas berat badan hampir separuh dalam waktu cukup singkat.
 
Menurut Kemal, diet yang dulu dia jalankan merupakan cara yang berkesesuaian dengan anjuran dokter gizi. Hampir setiap dua pekan sekali dia melakukan konsultasi ke dokter gizi untuk menyusun menu baru yang sesuai dengan tubuhnya. Karena itu, Kemal menegaskan menu yang diberikan kepada setiap orang bisa berbeda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setiap dua minggu ke dokter, dikasih beda-beda menu makanan karena kedatangaan saya misalnya di 1 september, Kemal yang beratnya 100 kg misalnya dua minggu kemudian yang datang Kemal yang beratnya 96 kg misalnya. Ketika beda orang beda berat badan, beda metabolisme, beda gender, beda umur, beda lagi resepnya porsinya karena itu gue enggak pernah share resepnya," jelas Kemal dalam keterangan tertulisnya.
 
Faktor terbesar Kemal bisa menyusutkan berat badan secara drastis memang disiplin menjaga pola makan. Dia selalu mematuhi aturan nutrisi. Yang terpenting kata Kemal, tidak makan secara berlebihan.
 
"Eating what you want tapi enggak berlebihan. Intinya eat moderatly jangan berlebihan. Jangan salahkan lo gendut karena makan mi instan sehari tiga kali (pagi, siang, malam) enggak bakal gemuk tapi enggak bernutrisi. Makanan ini jadi salah kalau dijadiin snack, dijadiin late dinner, dikasih sosis bakso dll itu salah jangan salahkan mi instan," paparnya.
 
Ketika dulu memulai diet, Kemal mengaku lebih banyak memorsir menjaga pola makan ketimbang berolahraga. Setelah berat badannya turun, Kemal sekarang rutin jalan kaki selama 60 menit.
 
"Kalau saya ini penganut menurunkan berat badan itu karena makan, bukan karena gara-gara olahraga. Olahraga itu cuma 30 persen, mungkin bahkan 20 persen, sisanya adalah makan. Kalau saya enggak banyak olahraga, padahal berat badan saya 120, saya enggak bisa olahraga macam-macam, mau lari tulang saya enggak bisa, karena beban," jelasnya.
 
 
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif