Sopankah menanyakan orang tentang menikah? Simak jawaban psikolog klinis. (Foto: Pexels.com)
Sopankah menanyakan orang tentang menikah? Simak jawaban psikolog klinis. (Foto: Pexels.com)

Etiket Komentari Orang yang Belum Menikah

Rona psikologi
Sunnaholomi Halakrispen • 02 Agustus 2020 06:00
Jakarta: Berkumpul bersama keluarga atau teman, memunculkan beragam topik pembahasan. Mungkin terlintas di benak Anda untuk menanyakan status pernikahan orang lain. Terlebih, kepada orang yang belum menikah.
 
Misalnya, berkomentar bahwa saudara atau teman yang belum menikah itu karena dia terlalu memilih-milih pasangan atau jual mahal terhadap lawan jenis. Akan tetapi, apakah pertanyaan tersebut layak untuk disampaikan? Bagaimana etiket komentar orang yang belum menikah?
 
Perlu ditekankan dalam benak kita bahwa tidak semua orang yang berbicara seperti itu mengetahui bagaimana sebenarnya kondisi orang yang dituju. Maka, lebih baik jangan berasumsi. Hal itu disampaikan oleh Psikolog Klinis dan Sexuality Educator Inez Kristanti, M.Psi., Psikolog.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pertama, jangan asumsi bahwa semua yang kita mau atau kita anggap ideal, itu pasti dimauin orang lain juga. Atau apa yang kita anggap baik itu juga dianggap baik oleh orang lain," ujar Inez dalam Ngobras Medcom.id.
 
"Misalnya aku punya keinginan untuk menikah, ya aku enggak bisa mengasumsikan semua teman-teman di geng aku juga ingin menikah. Enggak bisa," tambahnya.
 
Ia menjelaskan, mungkin setiap orang mempunyai keinginan yang berbeda-beda. Maka, kita pun perlu menghormati keputusan masing-masing.
 
Apabila kita memiliki asumsi dan judge (menghakimi) orang lain, dengan berkata, 'kok kamu enggak nikah-nikah sih?' Atau 'kok kamu kelamaan nikah?' Atau 'kamu terlalu milih-milih ya?' Kita justru harus lebih memperhatikan diri kita terlebih dahulu.
 
"Hati-hati loh, itu bisa saja kita sedang tidak menghormati keputusan orang itu. Tapi kita anggap apa yang menurut kita ideal itu yang paling benar untuk dia. Jangan begitu juga. Kita perlu menghargai orang, keinginannya dia apa," paparnya.
 
"Jadi kalau kita enggak kenal dekat dengan orang itu, tidak usah memberikan komentar yang tidak pada tempatnya. Itu kan hal-hal yang cukup private untuk setiap orang dan pilihan hidupnya yang kita tidak perlu ikut campur," pungkasnya.
 

(TIN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif