DFSK Gelora E. DFSK
DFSK Gelora E. DFSK

Perang di Timur Tengah Bisa Jadi 'Berkah' Penjualan Mobil Listrik, Kok Bisa?

Ekawan Raharja • 17 Maret 2026 10:03
Ringkasnya gini..
  • Perang di Timur Tengah berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia hingga memicu kekhawatiran kenaikan harga BBM.
  • Alexander Barus dari PT Sokonindo Automobile menilai kondisi ini bisa mendorong konsumen melirik mobil listrik.
  • Menurutnya, mobil listrik tidak bergantung pada BBM sehingga berpotensi menjadi alternatif saat harga minyak dunia meningkat.
Jakarta: Perang yang terjadi di Kawasan Timur Tengah, khususnya antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran, terus berlangsung hingga saat ini. Namun di sisi lain, kejadian ini bisa menjadi peluang bagi kendaraan listrik untuk tumbuh.
 
"Kondisi di Timur Tengah sekarang ini berpotensi membuat harga minyak terus naik. Kalau memang terjadi tentu semua barang akan terdampak karena komponen transportasi sangat besar," kata CEO PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus, di Cipete Jakarta Selatan.
 
Lebih lanjut ia mengatakan ketika harga bahan bakar minyak mengalami kenaikan tentu konsumen kemungkinan akan mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai alternatif.

Selain itu, mobil listrik tidak bergantung kepada bahan bakar minyak seperti kendaraan konvensional. Kendaraan tersebut hanya membutuhkan energi listrik untuk beroperasi sehingga tidak terpengaruh langsung oleh fluktuasi harga minyak dunia.

Baca Juga:
Tips Aman Mudik Lebaran Pakai Kendaraan Listrik


"Mobil listrik tidak menggunakan minyak dan secara logika akan ada pergeseran ke mobil listrik," tambahnya.
 
Saat ini harga minyak mentah dunia tembus di level US$100 barel imbas perang di teluk Persia tersebut. Kondisi ini memicu banyak pihak terkait kelakaan BBM akibat semakin mahal.
 
Namun Alex menekankan pula perkembangan kendaraan listrik tak hanya dipengaruhi faktor harga energi, tapi kebijakan pemerintah bisa juga menjadi salah satu faktor pertumbuhan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan