"Saat kulit menipis, kolagen berkurang mengakibatkan kapiler melemah sehingga memungkinkan Anda terkena memar," ungkapnya seperti yang dikutip dari Prevention, Selasa (6/10/2015).
Daerah seperti tulang-tulang kering lebih rentan terhadap memar. Kekurangan vitamin utama dari C dan K juga berisiko menyebabkan Anda memiliki memar. Namun, tidak semua orang cenderung terkena memar. Hanya sebagian saja yang memiliki kulit pucat yang sering menderitanya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Cara penyembuhan yang cepat
Apabila memang berubah warna, itu pertanda baik. Biasanya dari merah-ungu kemudian kuning-hijau dan berakhir dengan warna coklat keemasan berarti memar akan segera menghilang. Sayangnya, jeda waktu yang dibutuhkan lumayan lama
Para medis selalu menganjurkan untuk menambah asupan vitamin C dan K baik itu dari segi makanan maupun suplemen untuk mencegah memar konstan. Selain itu, buah nanas ataupun buah yang mengandung enzim bromelain juga terbukti mengurangi memar. (Sumarni)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(LOV)
