Jika salah satu dari saraf tersebut terjepit atau rusak, otak tidak dapat menerima semua info sensorik yang dikirim oleh tangan Anda. Hasilnya, ini bisa menimbulkan mati rasa di tangan.
Dr Rob Danoff direktur pengobatan keluarga di Philadelphia Aria Health System mengatakan, salah satu penyebab paling umum dari mati rasa di tangan adalah carpal tunnel syndrome, yakni kondisi di mana saraf median yang berjalan ke bawah lengan hingga ke tangan Anda terjepit di pergelangan tangan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Biasanya, ini sering terjadi pada orang yang menghabiskan banyak waktu bekerja dengan komputer. Seiring dengan mati rasa, gejala sindrom ini juga dapat membuat salah satu atau lebih dari jari Anda mengalami bengkak atau kesemutan.
Selain disebabkan oleh terlalu banyak bekerja dengan komputer, ada beberapa penyebab yang dapat membuat tangan Anda mati rasa seperti berikut.
1. Tennis elbow
Jika Anda seorang pemain tenis atau golf, maka Anda berisiko mengalami epicondylitis atau tennis elbow. Kondisi ini berasal dari menurunnya atau melemahnya tendon yang membungkus seluruh siku Anda. Gejala awalnya adalah mati rasa atau kesemutan di tangan. Jika merasakan kondisi ini, sebaiknya istirahatkan tangan Anda.
2. Gangguan tiroid
Seseorang yang memiliki tiroid kurang aktif atau hipotiroidisme, dapat mengakibatkan kerusakan saraf yang menjadi transportasi informasi antara otak dan sumsum tulang belakang juga seluruh tubuh Anda. Gejala Anda mengalami ini seperti rambut rontok, berat badan naik, merasa dingin setiap waktu, sudah saatnya Anda menemui dokter.
3. Kista
Kista ganglion adalah benjolan non kanker yang dapat membentuk di bagian manapun dari tubuh Anda. Tetapi, kista ini cenderung lebih sering muncul di sekitar sendi. Jika salah satu kista terbentuk di pergelangan tangan, mati rasa merupakan gejala yang umum. Kista ini terkadang hilang sendiri. Jika tidak hilang dan menyebabkan rasa sakit atau mati rasa, pembedahan dibutuhkan untuk mengobati ini.
4. Guillain Barre Syndrome
Ini merupakan gangguan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang saraf sehingga menyebabkan kerusakan yang dapat menimbulkan mati rasa di tangan. sebuah studi menyebutkan sindrom ini berkaitan dengan virus zika.
5. Penyakit Lyme
Ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh kutu. Tanda awal penyakit lyme seperti kelelahan serius, ruam kulit, demam, menggigil atau nyeri tubuh. Jika tidak diobati, nyeri sendi dan tangan atau anggota tubuh akan mati rasa.
6. Multiple sclerosis
Ini adalah penyakit di mana sistem kekebalan tubuh menyerang zat lemak yang melindungi serabut saraf otak dan sumsum tulang belakang sehingga dapat menyebabkan mati rasa di tangan. Wanita dua kali lebih mungkin menderita ini. Beberapa gejala awal penyakitini seperti melemahnya otot dan tungkai, penglihatan ganda dan tentu mati rasa di tangan.
7. Stroke
Mati rasa atau kesemutan di tangan bisa jadi tanda awal Anda mengalami stroke. Gejala lainnya seperti senyum yang bengkok, bicara yang melantur, masalah dalam pemikiran, pusing dan pandangan yang kabur. Stroke tak hanya menderita orang lanjut usia, tapi juga orang yang masih muda.
8. Diabetes
Sering buang air kecil, haus berlebihan dan kadar gula darah tinggi merupakan tanda prediabetes. Tapi, banyak orang yang mengembangkan prediabetes menjadi diabetes tipe 2 karena tidak menyadarinya. Jika tidak diobati, mati rasa di tangan dapat berkemang sebagai hasil dari kerusakan saraf yang berhubungan dengan diabetes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
