Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Apakah Makan Mi Instan Bisa Menyebabkan Kanker?

Rona mi instan
Kumara Anggita • 03 Juli 2020 08:10
Jakarta: Mi instan sering disalahkan ketika orang terkena penyakit. Bahkan beredar pula anggapan bahwa mengonsumsi mi instan sering-sering bisa menyebabkan kanker. Apakah ini benar?
 
Berikut penjelasannya oleh Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastro Entero Hepatologi. Prof. Ari menjelaskan bahwa masyarakat perlu tahu penyebab langsung kanker bisa muncul.
 
“Jadi yang perlu dilihat lagi apa yang bikin kanker tersebut. Jangan langsung menuduh bahwa ini (mi instan) adalah penyebab kanker,” jawab Prof Ari dalam Instagram Live dengan tema Apa Kata Dokter: Berbagai Pertanyaan Seputar Konsumsi Mie Instan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang benar-benar sifatnya karsinogen adalah yang menyebabkan itu. Ya kita bilang bakteri. Kalau di lambung itu bakteri Helicobacter Pylori. Itu adalah kuman yang menyebabkan luka pada lambung atau usus dua belas jari,” lanjut Prof Ari.
 
Menurut Prof Ari, kalau kanker serviks itu karena virus human papilloma. Sementara rokok karena karsinogen.
 
Zat-zat beracun di rokok bisa menyebabkan kanker pada paru-paru. Itu artinya secara langsung. Juga termasuk bahan-bahan pengawet formalin. Formalin itu dikonsumsi jangka panjang jadi karsinogen. Atau zat warna untuk kain digunakan ke makanan itu karsinogen.
 
Menurutnya, mi tidak memberikan dampak langsung pada timbulnya kanker. Jadi mi bukanlah penyebab kanker.
 
“‘Bagaimana dengan mi? Tidak’ Kalau menyebabkan kanker badan POM melarang produk ini,” ungkapnya.
 
Yang perlu diperhatikan adalah, mi instan akan berbahaya jika dikonsumsi oleh orang yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Apalagi tanpa melihat informasi gizi yang tertera di bungkus.
 
“Ini berbahaya kalau kita konsumsi ini tidak membaca informasi nilai gizinya (ada natrium yang tinggi). Misalnya sudah jelas penderita hipertensi, tekanan darah  belum terkontrol lalu makan ini dua bungkus, bisa bahaya. Tekanan darah bisa loncat tinggi,” paparnya.
 
“Juga yang punya sakit mag, konsumsi ini. Ada unsur garamnya. Asin itu menyebabkan asam lambung meningkat kemudian dari ragi ini mengelurkan gas,” ujar Prof. Ari.
 
Jadi, Anda tidak perlu terlalu khawatir lagi. Apalagi sampai menghentikan makan mi sama sekali seumur hidup. Mi instan aman dikonsumsi bila Anda melakukannya dengan benar.
 
“Kalau dalam keadaan normal ya silahkan. Akan tetapi sekali lagi, jangan berlebihan,” pungkasnya.
 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif