Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Tumor Fibroid selama Kehamilan dan Pengobatannya

Rona penyakit
Anda Nurlaila • 04 Januari 2020 17:00
Jakarta: Ketika memeriksakan kehamilan, sebagian ibu hamil mungkin diberitahu memiliki tumor fibroid oleh dokter. Sejumlah kekhawatiran umum yang akan dirasakan di antaranya adalah apakah tumor fibroid membawa komplikasi bagi diri atau bayi?  
 
Seperti dimuat Parents, tumor fibroid juga dikenal sebagai leiomioma atau mioma, adalah massa otot padat dan jaringan berserat yang tumbuh di dinding atau kadang-kadang di luar rahim. Dokter Obgin Richard H. Schwarz mengungkapkam, ukuran tumor fibroid bisa sekecil kacang polong atau sebesar jeruk bali. Tumor fibroid terjadi pada 50 hingga 80 persen wanita.

Beberapa gejala-gejala tumor fibroid adalah:

-Pendarahan vagina yang berat
-Sakit perut
-Tekanan panggul
-Sering buang air kecil
-Sembelit
-Selalu konsultasi sakit perut atau perdarahan vagina ke dokter segera.

Dapatkah tumor fibroid menyebabkan komplikasi

"Fibroid biasanya berkembang sebelum kehamilan. Tapi banyak wanita tidak tahu mereka memilikinya sampai melakukan ultrasound atau fibroid ditemukan selama pemeriksaan panggul," ujar Schwarz.
 
Jika mengetahuinya sebelum kehamilan, tanyakan kepada dokter apakah ukuran atau posisinya dapat menyebabkan masalah, dan gejala apa yang harus diperhatikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kebanyakan wanita yang memiliki satu atau lebih dari pertumbuhan tumor non-kanker ini tidak menyebabkan komplikasi selama kehamilan akibat fibroid. Schwarz mengatakan, sebanyak 10 hingga 30 persen wanita hamil dengan fibroid yang akhirnya mengalami komplikasi, yang paling umum adalah sakit perut.
 
"Sebagian kerap  dapat disertai dengan pendarahan vagina ringan. Bayi jarang terpengaruh kecuali perdarahannya cukup serius," terang Schwarz.
 
Bahkan jika mengalami gejala-gejala tumor fibroid,  kemungkinan besar tumor ini tidak akan memengaruhi bayi. Namun risiko keguguran dan kelahiran prematur Anda sedikit meningkat jika Anda menderita fibroid.
 
Fibroid juga kadang-kadang menyebabkan bayi berada dalam posisi abnormal untuk melahirkan. Pertumbuhan fibroid dapat menunda persalinan, atau jika terletak di atau dekat pembukaan serviks dapat menghalangi jalannya bayi. Pada kasus yang jarang masalah seperti ini diatasi dengan kemungkinan persalinan sesar.

Pengobatan

Fibroid yang menyakitkan biasanya dirawat dengan tirah baring, paket es, dan bila perlu dengan asupan obat-obatan. Dokter akan merekomendasikan perawatan yang paling aman untuk Anda. Gejala biasanya mereda dalam beberapa hari.
 
Fibroid kadang tumbuh lebih besar selama kehamilan, sebagian karena hormon kehamilan. Untuk alasan yang tidak dipahami dengan baik, fibroid juga dapat menjadi lebih kecil selama kehamilan. Dokter Anda dapat merekomendasikan pemeriksaan USG untuk melihat apakah fibroid Anda tumbuh atau kemungkinan menyebabkan komplikasi.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif