Jakarta: One Battle After Another resmi dinobatkan sebagai Film Terbaik dalam ajang Piala Oscar 2026. Film ini tidak hanya mencuri perhatian kritikus, tetapi juga mencetak sejarah baru bagi jajaran kru dan pemainnya.
Disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, One Battle After Another menceritakan sosok Bob Ferguson (Leonardo DiCaprio), seorang mantan militan yang hidup tenang. Namun, ia terpaksa kembali beraksi ketika musuh lamanya, Kolonel Lockjaw (Sean Penn), menculik putrinya yang bernama Willa (Chase Infiniti). Film ini merupakan kisah penyelamatan penuh risiko, strategi tajam, dan reuni emosional para mantan pejuang.
Film ini dibintangi oleh jajaran aktor papan atas seperti Leonardo DiCaprio, Teyana Taylor, Sean Penn, Benicio del Toro, Regina Hall, dan Chase Infiniti. Di Indonesia sendiri, film ini telah tayang perdana di bioskop sejak 24 September 2025.
Berikut adalah enam fakta menarik di balik kesuksesan film One Battle After Another:
1. Kolaborasi Perdana DiCaprio dan Paul Thomas Anderson
Film ini menjadi momen bersejarah karena Leonardo DiCaprio akhirnya bekerja sama dengan sutradara Paul Thomas Anderson. Sebelumnya, Paul lebih sering berkolaborasi dengan aktor watak seperti Daniel Day-Lewis dan mendiang Philip Seymour Hoffman.
Menariknya, kolaborasi ini nyaris terjadi puluhan tahun lalu saat DiCaprio ditawari peran utama dalam Boogie Nights (1997). Namun, kala itu ia lebih memilih membintangi Titanic. Penantian panjang tersebut akhirnya terbayar melalui proyek ambisius ini.
2. Terinspirasi dari Novel Vineland
Inspirasi utama cerita ini berasal dari novel Vineland karya Thomas Pynchon. Ini bukan kali pertama Paul mengadaptasi karya Pynchon, sebelumnya ia sukses menggarap Inherent Vice pada 2014.
Meski awalnya berniat mengadaptasi novel tersebut secara utuh, Paul merasa kesulitan karena terlalu mengagumi materi aslinya. Alhasil, ia memilih menulis naskah orisinal yang hanya menggunakan elemen-elemen penting dari novel sebagai fondasi cerita.
3. Proyek Ambisius dengan Biaya Fantastis
Naskah film One Battle After Another sebenarnya telah dikembangkan oleh Anderson selama dua dekade. Proyek ini baru mendapatkan kepastian produksi setelah Warner Bros. Pictures mengambil alih haknya pada pertengahan 2023.
Dengan proses syuting selama tujuh bulan di lokasi yang berpindah-pindah antara California dan Texas, film ini memakan biaya yang sangat besar. Estimasi anggaran berkisar antara US$130 juta (Rp2,21 triliun) hingga US$175 juta (Rp2,97 triliun), menjadikannya film dengan modal terbesar sepanjang karier Paul.
Baca Juga :
Setelah 14 Kali Masuk Nominasi, Sutradara Paul Thomas Anderson Akhirnya Menang Piala Oscar
4. Sinergi Tiga Peraih Piala Oscar
Kekuatan utama film ini terletak pada jajaran aktor utamanya yang diisi oleh tiga pemenang Piala Oscar:
- Leonardo DiCaprio: Peraih Oscar lewat The Revenant (2016)
- Sean Penn: Pemenang dua piala Oscar melalui Mystic River (2004) dan Milk (2009)
- Benicio del Toro: Peraih piala kategori Aktor Pendukung Terbaik dalam film Traffic (2001).
Baca Juga :
Berkat Peran Bibi Gladys Weapons, Amy Madigan Menang Aktris Pendukung Terbaik Oscar 2026
5. Debut Layar Lebar Chase Infiniti
Di antara jajaran aktor veteran, film One Battle After Another menjadi ajang perkenalan bagi pendatang baru, Chase Infiniti, di layar lebar. Ia memerankan tokoh Willa Ferguson, anak dari pasangan Bob dan Perfidia Beverly Hills (Teyana Taylor).
Sebelum proyek besar ini, Infiniti tercatat baru membintangi serial Presumed Innocent (2024).
6. Dominasi Kemenangan di Oscar 2026
One Battle After Another sukses memborong enam piala Oscar 2026, termasuk kategori bergengsi Film Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Penulis Terbaik untuk Paul Thomas Anderson, serta Aktor Pendukung Terbaik untuk Sean Penn.
Piala Film Terbaik diserahkan langsung oleh Nicole Kidman dan Ewan McGregor kepada Paul Thomas Anderson serta produser Sara Murphy.
Dalam pidato kemenangannya, Sara Murphy tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya atas pencapaian tertinggi di industri perfilman dunia ini.
"Kesempatan untuk membuat film ini bersama para pemain, kru, dan Paul sudah menjadi pengalaman pembuatan film paling luar biasa yang bisa saya bayangkan. Jadi menerima penghargaan ini rasanya benar-benar melampaui apa pun yang pernah saya pikirkan. Hati saya penuh dengan rasa syukur. Terima kasih," ungkap Sara Murphy, dikutip dari kanal YouTube ABC News, pada Senin, 16 Maret 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di