Setidaknya sebagian dari fantasi seksual mencerminkan sifat dan karakteistik kepribadian seseorang. (Foto: ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Setidaknya sebagian dari fantasi seksual mencerminkan sifat dan karakteistik kepribadian seseorang. (Foto: ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Fantasi Seksual Anda Menggambarkan Kepribadian

Rona seks dan kesehatan psikologi
Kumara Anggita • 14 Maret 2019 18:36
Pengajar sekaligus peneliti seks, Justin J. Lehmiller memelajari fantasi seks lebih dari 4.000 orang. Hasilnya fantasi seksual Anda ada kaitannya dengan gambaran kepribadian. 
 

 
Jakarta:
Fantasi seksual orang berbeda-beda dan hal ini dipengaruhi oleh kepribadian yang mereka miliki. Oleh karena itu, Coba perhatikan hal macam apa yang sering muncul ketika Anda sedang berfantasi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melansir dari Huffingtonpost, dalam buku "Tell Me What You want," seorang pengajar sekaligus peneliti seks, Justin J. Lehmiller memelajari fantasi seks lebih dari 4.000 orang Amerika dari seluruh lapisan masyarakat. 
 
Dia menemukan bahwa setidaknya sebagian dari fantasi seksual mencerminkan sifat dan karakteistik kepribadian seseorang. Diantaranya adalah:

1. Extraversion

Orang dengan kepribadian ekstrovert mendapatkan energi dengan menghabiskan waktu bersama orang lain atau mencoba kegiatan baru. Oleh karena itu, dalam fantasi seksual mereka sering membayangkan dengan beberapa orang.
 
Mereka juga cenderung lebih 'berani' dalam berfantasi. Oleh karena itu, mereka sering membayangkan kegiatan yang tabu di mana yang tidak begitu disukai oleh orang introvert. 
 
"Orang ekstrover cenderung berfantasi tentang kegiatan tabu, sedangkan orang introvert lebih cenderung berfantasi tentang mereka," katanya.

2. Agreeableness

Orang dengan kepribadian Agreebleness adalah orang yang kooperatif, mudah percaya, dan hangat. Mereka juga suka membantu, pemaaf, dan penyayang. Dalam urusan fantasi seksual, mereka juga tetap melibatkan sisi alturismenya itu. 
 
“Fantasi mereka melibatkan lebih banyak tema kesenangan bersama," kata Lehmiller. 
 
"Orang-orang yang ramah juga memiliki fantasi jauh lebih sedikit tentang seks tanpa emosi dan kegiatan tabu." lanjutnya.
 
Fantasi Seksual Anda Menggambarkan Kepribadian
(Justin J. Lehmiller memelajari fantasi seks lebih dari 4.000 orang Amerika dari seluruh lapisan masyarakat. Dia menemukan bahwa setidaknya sebagian dari fantasi seksual mencerminkan sifat dan karakteistik kepribadian seseorang. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
 
(Baca juga: Lakukan Ini agar Hasrat di Ranjang Tetap Membara)

3. Conscientiousness

Bila Anda adalah sosok yang berhati-hati, dapat diandalkan, teratur, dan bertanggung jawab, artinya Anda adalah orang dengan kepribadian Conscientiousness. Mereka dengan kepribadian ini biasanya suka menjadwalkan hubungan seks. Tidak hanya itu, saat berfantasi mereka juga begitu detail. 
 
"Orang-orang yang teliti juga berorientasi pada detail dalam berfantasi," kata Lehmiller. 
 
“Misalnya, mereka lebih memerhatikan 'settingan' seperti tempat dan suasana fantasi mereka terjadi. Saat berhubungan, mereka cenderung menyesuaikan diri dengan norma," tuturnya.

4. Neuroticism

Untuk orang dengan neurotisme tinggi atau orang yang mudah gugup, sensitif, tegang, dan mudah cemas, mereka cenderung berfantasi seksual dengan orang yang romantis dalam keadaan yang emosional dan menenangkan. 
 
"Orang-orang neurotik lebih banyak berkhayal tentang hasrat dan romansa, mungkin karena perasaan keinginan membuat mereka nyaman dan memungkinkan mereka untuk rileks dan menikmati aktivitas," katanya. 
 
"Neurotik kurang berfantasi tentang melakukan seks berkelompok dan mencoba hal-hal baru, mungkin karena aktivitas ini melibatkan elemen ketidakpastian, yang bisa membuat stres." lanjutnya. 

5. Openess

Pada orang ini biasanya adalah orang yang imajinatif, kreatif, dan artistik. Saat berfantasi, mereka cenderung memikirkan posisi-posisi seksual yang tak biasa. 
 
"Orang-orang dengan tingkat openess yang tinggi cenderung penasaran dan imajinatif secara alami. Cenderung memiliki keragaman dalam fantasi seksual mereka," kata Lehmiller. 
 
“Mereka berfantasi seksual tentang hampir semua yang dapat Anda pikirkan, dari tindakan seks konvensional hingga hal-hal yang dianggap tabu secara seksual," pungkasnya. 
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif