Foto: Lidah/Huffpost
Foto: Lidah/Huffpost

6 Fakta Unik tentang Lidah

Rona kesehatan
Timi Trieska Dara • 15 Oktober 2014 13:03
medcom.id: Lidah adalah indera pengecap yang membantu pencernaan makanan mengunyah dan menelan. Tanpa lidah, kita akan sulit bernapas dan berbicara.
 
Namun berapa banyak orang yang benar-benar tahu tentang lidah? Berikut beberapa fakta tentang lidah yang mungkin belum Anda ketahui:
1. Rata-rata panjang lidah bisa mencapai 10 centimeter
Diukur dari belakang tenggorokan hingga ke ujung lidah. Baru-baru ini, Nick Stoeberl memecahkan rekor baru Guinness World Record untuk lidah terpanjang di dunia yakni 10,1 cm.
 
2. Rata-rata lidah memiliki ribuan pengecap
"Antara 2.000 hingga 10.000 (pengecap)," kata seorang peneliti, Nicholas Bower. Orang dengan lebih dari 10.000 tunas pengecap di lidah dikenal sebagai supertaster. Sedangkan orang yang memiliki sedikit tunas pengecap dikenal sebagai nontaster. Setiap 10 hingga 14 hari, tunas pengecap kita akan mati atau diganti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


3. Anda tidak dapat melihat tunas pengecap
Tunas pengecap tidak terlihat oleh mata manusia. Tunas pengecap terlihar merah muda dan ada benjolan putih yang disebut papila. Selain itu ada seperti rambut halus sebagai proyeksi.
 
4. Anda tidak dapat merasakan rasa yang berbeda di wilayah lidah
Meskipun peta lidah mungkin terlihat, Anda dapat merasakan manis, asam, asin, dan pahit yang relatif sama di lidah. Tidak percaya? Taruh sedikit garam di ujung lidah, tempat seharusnya reseptor rasa manis.
 
5. Warna lidah bisa memberikan petunjuk pada dokter tentang kesehatan Anda
Lidah yang sehat berwarna merah muda, kecuali Anda baru menjilat es krim atau permen yang berwarna. Beberapa alergi dan infeksi dapat menyebabkan sedikit kemerahan dan pembengkakan pada lidah yang disebut glossitis. Warna merah cerah disertai demam dan sakit tenggorokan mungkin penyakit serius.
 
Bercak putih di lidah dan di dalam mulut bisa menjadi tanda sariawan atau infeksi jamur. Biasanya diobati dengan obat anti jamur pada orang dewasa dan anak-anak. Jika lidah berwarna merah dan melepuh, mungkin terlalu kering, tanda bahwa Anda tidak cukup air liur. Pada akhirnya dapat menjadi efek samping dan beberapa obat tekanan darah atau alergi.
 
6. Lemak lidah bisa jadi tanda Sleep apnea
Sebuah penelitian dari University of Pennsylvania menemukan bahwa lidah pendereita obesitas dengan obstruktif sleep apnea (OSA) memiliki lidah yang lebih besar ditandai lebih banyak lemak.
 
"Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa lidah manusia memiliki persentase yang tinggi lemak, dan lemak lidah serta berat lidah berkorelasi positif dengan tingkat obesitas," kata penulis senior penelitian, Richard J. Schwab.
 
Temuan ini menjelaskan peningkatan risiko gangguan tidur pada orang gemuk. Sleep apnea adalah jenis gangguan tidur yang ditandai jeda dalam bernapas. (Huffingtonpost)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TTD)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif