Sudan Gurung (Foto: Instagram/sudangrg_haminepal)
Sudan Gurung (Foto: Instagram/sudangrg_haminepal)

Setelah Punya Perdana Menteri Rapper, Kini Menteri Luar Negeri Nepal Mantan DJ

Agustinus Shindu Alpito • 09 April 2026 17:10
Ringkasnya gini..
  • Sudan Gurung, mantan DJ dan aktivis Gen Z Nepal, ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri oleh PM Balen Shah pada 27 Maret 2026.
  • Gurung dikenal vokal menuntut keadilan atas korban protes Gen Z dan langsung membuka kembali kasus lama serta menangkap pejabat terkait.
  • Dari pemilik klub malam hingga pendiri LSM Hami Nepal, Gurung kini jadi figur kunci perubahan politik Nepal yang bergerak cepat.
Jakarta: Mantan DJ sekaligus tokoh kunci pergerakan Generasi Z (Gen Z) Nepal, Sudan Gurung, resmi ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri pada 27 Maret 2026. Ia pun bergabung dalam kabinet beranggotakan 15 orang yang dipimpin oleh rapper dan Perdana Menteri Balen Shah. 
 
Menurut laporan The Kathmandu Post, Shah memilih Gurung karena kegigihannya dalam menuntut pertanggungjawaban pihak-pihak yang terlibat atas hilangnya nyawa dan harta benda selama protes Gen Z tahun lalu.
 
Gurung, yang berasal dari Gorkha, juga merupakan pemilik Club OMG—kelab malam terbesar di Thamel, kawasan wisata utama di Kathmandu.

Selain dikenal sebagai pengelola acara, ia juga sempat merilis musik melalui label miliknya, Eagle Boy Records. Pasca gempa bumi di Nepal yang menewaskan hampir 10 ribu jiwa pada tahun 2015, ia memutuskan untuk meninggalkan karier musiknya.
 
“Setelah gempa bumi, DJing dan B-boying tidak lagi menarik bagi saya,” ucap Gurung dalam sebuah wawancara, dikutip dari The Indian Express (5/4).
 
Tak lama setelah itu, ia mendirikan Hami Nepal, sebuah LSM yang memberikan dukungan kepada masyarakat di masa krisis. Pada bulan September tahun lalu, ia kemudian memimpin Gerakan Gen Z. Protes ini mampu mengubah bagaimana cara politik dijalankan di Nepal.
 
Sejak dilantik pada 27 Maret, Gurung bertindak cepat dengan membuka kembali berkas-berkas penyelidikan yang sempat mandek di bawah pemerintahan sebelumnya.
 
“Berkas-berkas penyelidikan yang terhenti selama pemerintahan sebelumnya kini dibuka kembali dengan cepat, dan ini merupakan hal yang positif,” tutur Mantan Wakil Inspektur Jenderal (DIG) Kepolisian Nepal Hemanta Malla Thakuri.
 
Pada malam yang sama saat Gurung dilantik, ia memerintahkan penangkapan mantan perdana menteri dan mantan menteri dalam negeri. Keduanya diketahui terkait dengan penindasan gerakan Gen Z pada bulan September.
 
Berkat serangkaian keputusan cepat ini pada hari-hari pertamanya menjabat, Gurung dicap sebagai “salah satu menteri paling sibuk di pemerintahan”.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA