NEWSTICKER
Ilustrasi-Pixabay
Ilustrasi-Pixabay

Tips agar Kulit Tetap Sehat meski Sering Mencuci Tangan

Rona Virus Korona kesehatan kulit virus corona covid-19
Kumara Anggita • 25 Maret 2020 11:10
Jakarta: Salah satu cara yang selalu diingatkan untuk mengurangi risiko covid-19 adalah dengan mencuci tangan setidaknya 20 detik. Atau bisa juga membersihkan tangan dengan bahan alkohol 60 persen.
 
Hal ini sedikit demi sedikit membuat kita jadi lebih sering mencuci tangan dibanding sebelum adanya virus korona. Sayangnya, kebiasaan bagus ini juga memberikan dampak yang kurang menguntungkan bagi kulit Anda.
 
“Baik itu pandemi korona yang meningkat dengan cepat atau pada musim dingin apa pun, mencuci tangan adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penularan infeksi. Sayangnya, sabun akan menghancurkan suatu penghalang (pada kulit) yang coba kita lindungi,” ujar Dr. Adam Friedman, profesor dermatologi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan George Washington, mengatakan kepada Healthline.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Karena kami rajin mencuci tangan lebih sering daripada biasanya, para ahli kulit berbagi tips yang dapat membantu menjaga kulit Anda tetap sehat. Berikut tipsnya:

-Cuci dengan air hangat

Daniela Kroshinsky, direktur dermatologi anak dan dermatologi rawat inap di Rumah Sakit Umum Massachusetts, mengatakan, untuk mencuci tangan setidaknya 20 detik dengan sabun dan air. Dia mengatakan air hangat adalah yang terbaik daripada panas.
 
"Sangat panas pada akhirnya akan mengeringkan dan tidak meningkatkan kemanjuran," katanya.
 
Lucy Xu, spesialis kulit dan pendiri London Premier Laser and Clinics Skin, setuju akan pernyataan itu. Ia mencatat bahwa air panas melucuti tangan Anda dari setiap minyak alami yang diperlukan agar tetap tahan air.
 
“Jadi kalau bisa, gunakan air hangat dengan banyak sabun," katanya.

-Gunakan sabun yang melembapkan

Kebanyakan sabun dapat mengupas kulit dan menyebabkannya kering dan pecah-pecah. Xu mengatakan untuk mencuci tangan dengan sabun yang bisa melembapkan.
 
“Misalnya, sabun dengan konsistensi krim. Anda juga harus memperhatikan sabun dengan bahan-bahan seperti gliserin dan lanolin. Juga, cobalah untuk menghindari sabun batangan,” kata Xu.
 
Renée Rouleau, ahli perawatan kulit dan ahli kecantikan, juga menyarankan untuk menjauh dari sabun batangan.
 
“Pengikat yang menyatukan sabun secara alami memiliki pH tinggi, yang akan menyebabkan kekeringan yang tidak perlu. Sebaliknya, pilih sabun cair karena umumnya kurang mengering di kulit,” kata Rouleau kepada Healthline.
 
Xu menambahkan bahwa apa pun jenis sabun yang Anda gunakan, cobalah untuk tidak terlalu agresif dalam hal membersihkan tangan. Ini biasanya karena terburu-buru. Cobalah bersikap lembut agar tidak memperparah kulit.

-Oleskan pelembap

Air juga bisa mengeringkan tangan Anda. Alasannya adalah air bertindak seperti magnet dan air akan menarik air lain keluar dari lapisan kulit terdalam dan menguap ke udara kering.
 
"Hasilnya kulit menjadi lebih kencang dan kering. Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan untuk segera memakai krim tangan sesudahnya. Bahkan lapisan cahaya pun bisa,” kata Rouleau.
 
Sementara itu Friedman menyarankan menggunakan krim atau salep daripada lotion, yang katanya memiliki kandungan air banyak.

-Pakai hand sanitizer sementara

Jika tangan Anda terlihat pecah-pecah karena terlalu sering dicuci, Kroshinsky mengatakan Anda dapat menggunakan hand sanitizer untuk sementara waktu.
 
"Pembersih tangan adalah pilihan lain untuk membatasi cuci tangan sampai kulit pulih, tetapi jangan gunakan sebelum makan, setelah pergi ke kamar mandi, atau ketika tangan terlihat kotor. Ini seharusnya dibersihkan dengan mencuci tangan," tuntasnya.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif