Penting bagi Anda untuk mengenal suara dan pola pernapasan normal bayi Anda. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Penting bagi Anda untuk mengenal suara dan pola pernapasan normal bayi Anda. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Beberapa Penyebab Napas Bayi Baru Lahir Terganggu

Rona kesehatan perkembangan anak
Raka Lestari • 25 September 2019 15:41
Jakarta: Bayi baru lahir atau newborn sering memiliki pola pernapasan tidak teratur yang sering membuat orang tua baru merasa khawatir. Bayi yang baru lahir ini, terkadang bisa bernapas dengan pola yang cepat, lambat, dan terkadang menghasilkan suara yang tidak biasa saat bernapas.
 
Dilansir dari Healthline, biasanya bayi yang baru lahir bernapas sekitar 30-60 kali per menit. Jumlah ini dapat berkurang hingga 20 kali per menit saat mereka tidur.
 
Pada usia 6 bulan, bayi bernapas sekitar 25 hingga 40 kali per menit. Sementara itu, orang dewasa bernapas sekitar 12-20 kali per menit.

Dalam beberapa bulan, pola bernapas bayi ini akan menjadi normal

Beberapa masalah pernapasan bayi baru lahir lebih sering terjadi pada beberapa hari pertama, seperti takipnea sementara. Tetapi setelah enam bulan, sebagian besar masalah pernapasan mungkin karena alergi atau penyakit jangka pendek seperti flu biasa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penting bagi Anda untuk mengenal suara dan pola pernapasan normal bayi Anda. Jika ada yang terdengar berbeda atau salah, dengarkan dengan cermat sehingga Anda dapat menjelaskannya kepada dokter anak Anda.
 
Gangguan pernapasan sendiri menyebabkan 15-29 persen bayi masuk rumah sakit. Berikut ini adalah beberapa penyebab potensial dari gangguan pernapasan mereka:  
 
Beberapa Penyebab Napas Bayi Baru Lahir Terganggu
(Bayi yang baru lahir ini, terkadang bisa bernapas dengan pola yang cepat, lambat, dan terkadang menghasilkan suara yang tidak biasa saat bernapas. Napas yang cepat juga bisa disebabkan oleh demam atau infeksi lain dan harus segera dievaluasi oleh dokter anak Anda. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

1. Suara siulan

Suara napas yang seperti bersiul atau whistling noise ini kemungkinan disebabkan karena adanya penyumbatan di lubang hidung yang akan hilang ketika disedot. Tanyakan kepada dokter anak Anda cara menyedot lendir tersebut dengan lembut dan efektif.

2. Serak dan batuk

Suara yang serak disertai dengan batuk mungkin berasal dari sumbatan tenggorokan. Mungkin terdapat lendir atau peradangan di kotak suara seperti croup. Croup juga cenderung bertambah buruk ketika malam hari.

3. Batuk berat

Batuk yang berat atau deep cough kemungkinan disebabkan karena adanya penyumbatan pada bronkus besar. Namun memang dokter perlu mendengarkan dengan stetostok untuk mengonfirmasi lebih lanjut. Untuk itu sangat penting mengunjungi dokter untuk mengetahuinya.

4. Bernapas cepat

Jika bayi Anda bernapas dengan cepat, ini bisa berarti dikarenakan adanya cairan di saluran udara akibat infeksi seperti pneumonia. Napas yang cepat juga bisa disebabkan oleh demam atau infeksi lain dan harus segera dievaluasi oleh dokter anak Anda.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif