Gigi sensitif saat makan dingin atau yang panas. (Foto:healthtrap)
Gigi sensitif saat makan dingin atau yang panas. (Foto:healthtrap)

Cara Mengatasi Gigi Sensitif

Rona kesehatan
Torie Natalova • 30 Agustus 2015 15:42
medcom.id, Jakarta: Apakah Anda sering merasa ngilu saat memakan es ataupun meminum teh maupun kopi panas? Jika ya, itu tandanya Anda memiliki gigi yang sensitif.
 
Gigi menjadi sensitif ketika terkena saraf. Saat gigi mengalami retak karena surutnya gusi atau enamel gigi, maka saraf yag terkena langsung, menyebabkan gigi jadi sensitif. Berikut ini beberapa cara untuk menghindari gigi sensitif.
 
Perhatikan apa yang Anda makan dan minum. Hindari konsumsi makanan dan minuman asam secara teratur karena dapat menyebabkan enamel terkikis. Minimalkan asupan soda, kopi, minuman berenergi juga jus buah. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hindari minuman asam. Jika Anda inginkan minuman yang asam, minum melalui sedotan untuk meminimalisasi paparan asam setelah itu bilas dengan air untuk menetralisir pH. Tunggu 30 menit baru Anda boleh menyikat gigi.
 
Kalsium adalah mineral utama untuk mencegah masalah gigi. Produk susu adalah sumber kalsium juga sayuran seperti brokoli, kacang-kacangan. 
 
Gunakan sikat gigi berbulu lembut. Sikat yang keras dapat menyebabkan gusi Anda surut yang mengekspos dentin, jaringan yang membentuk inti dari setiap gigi dan ini menyebabkan rasa sakit.
 
Pilih pasta gigi untuk gigi sensitif yang mengandung fluoride stannous. Ini memiliki formula khusus yang bisa meenyerang langsung ke saraf sehingga mengurangi rasa sakit.
 
Sikat gigi dengan cara yang tepat. Gerakan maju mundur dapat menyebabkan gusi surut. Sebaiknya, ikut saran dokter yakni dengan menggosok gigi pada sudut 45 derjat dan gerakan melingkar serta jangan terlalu keras menyikat.
 
Gunakan air hangat. Mungkin, jika gigi Anda terlalu sensitif air dingin bisa menyebabkan ngilu. Cobalah untuk berkumur dengan air hangat, bukan air panas.
 
Memutihkan gigi bisa membuat ngilu. Karena, pemutihan gigi mengandung bahan-bahan abrasif yang meningkatkan sensitivitas gigi dan menyebabkan rasa sakit. Setidaknya, memutihkan gigi dalam jangka waktu lama seperti enam bulan. (TimesofIndia)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(LOV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif