FITNESS & HEALTH

Bantal Kamu Musuh dalam Selimut? Ini Cara Atasi Leher Kaku!

Mia Vale
Rabu 17 Juni 2026 / 18:33
Ringkasnya gini..
  • Sering bangun tidur dengan leher kaku dan susah menoleh?
  • Itu tanda kamu mengalami "salah bantal" atau tortikolis non-spesifik.
  • Nyeri ini bisa terasa tajam saat menggerakkan kepala atau menjadi nyeri tumpul yang konstan.
Jakarta: Sering bangun tidur dengan leher kaku dan susah menoleh? Itu tanda kamu mengalami "salah bantal" atau tortikolis non-spesifik. Meski bukan kondisi berbahaya, nyeri ini jelas mengganggu aktivitas sehari-hari.

Memang, salah bantal walau tidak berbahaya, memberikan efek yang tidak enak. Misal, kamu harus menggerakkan seluruh badan saat ingin menoleh pada salah satu sisi leher, akibat nyeri atau kekakuan yang terjadi. 

Dan ini menjadi gejala utama salah bantal. Nyeri ini bisa terasa tajam saat menggerakkan kepala atau menjadi nyeri tumpul yang konstan. 
   

Kenapa bisa terjadi salah bantal?



(Penggunaan bantal yang tepat sangat penting untuk mencegah dan mengatasi salah bantal. Gunakan bantal yang tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga kepala sejajar dengan tulang belakang. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Salah bantal biasanya muncul akibat posisi tidur yang salah, bantal yang terlalu tinggi/rendah, gerakan leher tiba-tiba, hingga stres yang memicu ketegangan otot leher.

Gejala yang muncul:

- Leher kaku dan sulit menoleh/menunduk

- Nyeri tajam saat kepala digerakkan

- Nyeri menjalar ke bahu atau punggung atas

- Sakit kepala ringan

- Otot leher terasa tegang saat disentuh
 

Cara mengatasi salah bantal:


1. Peregangan: Gerakkan kepala perlahan ke kanan, kiri, atas, dan bawah. Jangan dipaksakan jika nyeri.

2. Kompres: Gunakan kompres dingin (untuk radang) atau hangat (untuk melemaskan otot) selama 10-20 menit.

3. Pijat Lembut: Gunakan minyak hangat atau balsam, pijat area yang kaku secara perlahan.

4. Istirahat: Hindari gerakan kepala yang drastis atau aktivitas berat agar otot leher bisa pulih.
   

Tips mencegah salah bantal:


- Pilih bantal yang menopang leher agar sejajar dengan tulang belakang.

- Hindari tidur tengkurap; pilih posisi telentang atau menyamping.

- Lakukan peregangan rutin dan kelola stres dengan baik.

- Jaga postur duduk yang ergonomis saat bekerja.

Umumnya, nyeri akan reda dalam 2-3 hari. Namun, jika nyeri tak kunjung membaik atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan ke dokter ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH