juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Pemerintah: Kepatuhan Masyarakat Ujung Tombak Penghentian Penularan Covid-19

Rona Virus Korona virus corona covid-19 media penularan covid-19
Sunnaholomi Halakrispen • 10 April 2020 12:06
Jakarta: Penularan penyakit covid-19 (new coronavirus) masih terjadi di Indonesia. Masyarakat diminta untuk mematuhi imbauan dari pemerintah. 
 
"Upaya-upaya pemerintah yang dilakukan tentunya akan sangat tergantung dari kepatuhan masyarakat sebagai ujung tombak dari penghentian rantai penularan covid-19 ini," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Kantor BNPB, Kamis, 9 April 2020.
 
Ia pun menekankan imbauan agar masyarakat bisa bersama-sama melakukan sejumlah upaya penting. Salah satunya, tetap tinggal di rumah selama beberapa minggu, yang diyakini sebagai tindakan terbaik masyarakat. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, apabila terpaksa keluar rumah untuk kepentingan yang tidak bisa ditunda misalnya untuk membeli bahan makanan, maka gunakanlah masker kain. Masker memang tidak bisa mengobati paparan virus. Namun setidaknya, bisa membantu.
 
"Masker kain ini untuk mencegah penularan. Cuci tangan pakai sabun dan air mengakir setidak ya dalam 20 detik dan sesering mungkin terutama saat akan makan atau akan menyentuh wajah," paparnya.
 
Sebab, merupakan salah satu rute penularan yang sering kali tidak disadari manusia. Yuri menjelaskan bahwa cemaran tangan oleh virus dari droplet orang sakit mungkin tertinggal di barang-barang di sekitar kita yang selanjutnya kita sentuh oleh tangan. 
 
"Jaga jarak pada saat akan berkomunikasi dengan siapapun, setidak-tidaknya dua meter. Ini menjadi kunci keberhasilan. Maka kita aman berada di rumah, tidak bepergian, tidak melakukan perjalanan ke manapun," pungkasnya.
 
Ketika melakukan penjalanan keluar rumah, kata Yuri, akan menimbulkan risiko yang lebih besar lagi untuk tertular covid-19. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk bisa disiplin dan patuh pada arahan atau instruksi yang telah diberikan oleh pemerintah.
 
Sementara itu, terdapat penambahan kasus baru sebanyak 337 per Kamis, 9 April 2020. Sehingga, jumlahnya menjadi sebanyak 3293 kasus positif covid-19. 
 
Kemudian, terdapat tambahan 30 pasien yang sudah sembuh, maka totalnya menjadi 252 kasus pasien sembuh dari covid-19. Sedangkan, kasus meninggal dunia dari konfirmasi positif covid-19 bertambah 40 orang yang kini totalnya menjadi 280 orang.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif