Ilustrasi-Freepik
Ilustrasi-Freepik

4 Polusi yang Dihasilkan dari Penggunaan Sedotan Plastik

Rona polusi
Kumara Anggita • 29 Juli 2020 13:05
Jakarta: Kita harus setop menggunakan sedotan plastik, walaupun dengan menggunakan benda ini minum jadi lebih mudah. Sebab kerugian yang diberikan pada alam tidak sebanding dengan kenyamanan sementara yang kita terima.
 
Polusi yang dihasilkan dari penggunaan sedotan antara lain:

1. Produksi sedotan menciptakan polusi udara

Produk plastik, seperti sedotan, dibuat dengan berbagai bahan kimia yang berpotensi beracun. Proses produksi plastik melepaskan bahan kimia ini ke udara.
 
Zat-zat ini dikenal sebagai polutan udara berbahaya (HAP). HAP dikaitkan dengan efek kesehatan yang berbahaya, termasuk kanker dan masalah reproduksi. HAP juga terakumulasi di udara, tetapi sulit dideteksi. Bahan kimia tidak berwarna dan tidak berbau.

2. Sedotan tidak dapat didaur ulang

Sedotan plastik biasanya dibuat dengan plastik Nomor 5, sejenis bahan yang dapat didaur ulang. Namun, sedotan tidak dapat didaur ulang karena ukurannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketika mereka memasuki mesin sortir daur ulang, mereka jatuh melalui celah mesin. Sedotan itu alhasil dibuang ke tempat sampah.

3. Sedotan mencemari lautan dan membahayakan kehidupan laut

Sedotan dan produk plastik lainnya dapat berakhir di laut. Di lautan, plastik terurai menjadi potongan-potongan kecil yang disebut mikroplastik. Jika hewan seperti kura-kura, burung camar, dan ikan memakan mikroplastik ini, mereka dapat mengembangkan masalah kesehatan yang serius.
 
Selain itu, beberapa hewan laut dimakan oleh manusia. Mungkin bagi orang untuk secara tidak sadar mengonsumsi hewan yang telah menelan mikroplastik.

4. Bagaimana bila kita tetap butuh sedotan?

Perusahaan sekarang membuat sedotan kertas daur ulang untuk membantu mengurangi limbah plastik. Anda juga dapat membeli sedotan yang dapat digunakan kembali yang terbuat dari logam, kaca, silikon, atau bambu. Pilihlah mana yang paling cocok dengan Anda.
 

(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif