Studi: Partisipasi Anjing Membantu Proses Terapi Bicara Anak

Sri Yanti Nainggolan 08 Oktober 2018 10:57 WIB
studi kesehatan
Studi: Partisipasi Anjing Membantu Proses Terapi Bicara Anak
(Foto: Science Daily)
Jakarta: Sebuah penelitian menemukan bahwa terapi anjing dapat membantu sesi bicara dan bahasa pada anak sehingga menjadi lebih efektif. 

Studi yang dipublikasi dalam jurnal Anthrozoös ini melibatkan 69 anak-anak sekolah perawatan dengan disfasia perkembangan, yang pada umumnya kurang memiliki kemampuan untuk membentuk kata-kata, berkomunikasi, dan memahami apa yang dikatakan orang lain. 

Seperti masalah bicara dan bahasa lainnya, gangguan tersebut dapat memengaruhi kualitas hidup anak baik saat itu dan saat mereka tumbuh.


Anak-anak dalam penelitian tersebut berpartisipasi dalam terapi wicara tradisional atau terapi wicara dengan Agáta, seekor anjing betina berbulu Peru berusia paruh baya. Peneliti menindaklanjuti kemampuan anak-anak 10 bulan kemudian untuk melihat apakah penggunaan bahasa mereka meningkat.

Hasilnya, ketika anjing terapi mengambil bagian dalam sesi, anak-anak lebih mampu menirukan sinyal komunikasi. Beberapa di antaranya menyalin ekspresi wajah seperti menyempitkan mata, menutup mata, mengisi pipi dengan udara, dan tersenyum.

Anak-anak juga lebih termotivasi dan terbuka untuk berkomunikasi ketika Agáta hadir. Mereka menunjukkan ekspresi yang otentik dan alami ketika berinteraksi dengannya.

Para peneliti mengatakan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian, terutama dengan kelompok anak-anak yang lebih besar, untuk mengetahui seberapa bermanfaat terapi anjing untuk membantu anak-anak dengan bahasa.

Penelitian-penelitian kecil lain juga telah menemukan beberapa manfaat anjing terapi untuk membantu orang dewasa dengan masalah bahasa dan anak-anak dengan gangguan perkembangan. 

Jennifer Yost, ahli patologi bahasa pidato di Orange County, California, mengatakan bahwa salah satu anjing terapinya, Pita, telah sangat mempengaruhi beberapa muridnya pada spektrum autisme.

"Sementara anak-anak dengan autisme mungkin mengalami kesulitan dalam melakukan kontak mata dengan orang dewasa atau teman sebaya, mereka sering melakukan kontak mata secara spontan dengan Pita."

Anjing jenis Labrador-golden retriever tersebut bahkan dapat merespons perintah dari perangkat komunikasi elektronik yang menyediakan bantuan bahasa untuk anak-anak dengan kesulitan berbicara.

Banyak keajaiban Pita, meskipun, terjadi tanpa anak-anak bahkan memperhatikan.

"Seringkali, anak-anak berpikir mereka hanya bermain dengan teman mereka, Pita. Namun, dalam kenyataannya, kami menangani semua tujuan mereka dalam permainan naturalistik."




(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id