Roby Muhamad Ph. D, Sosiolog dari Universitas Indonesia--Medcom.id/Raka Lestari.
Roby Muhamad Ph. D, Sosiolog dari Universitas Indonesia--Medcom.id/Raka Lestari.

Pentingnya Peran Komunitas Membiasakan Pola Hidup Sehat

Rona kampanye hidup sehat
Raka Lestari • 07 Januari 2020 17:03
Jakarta: Membiasakan pola hidup sehat memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Akan tetapi, membiasakan pola hidup sehat tidak hanya dilakukan oleh diri sendiri.
 
Peran keluarga dan lingkungan sangat penting untuk bisa menjalankan pola hidup sehat yang berkelanjutan. 
 
“Dalam pengambilan keputusan termasuk penerapan pola hidup sehat, individu dipengaruhi kuat oleh microenvironment di mana ia berada dan dengan siapa ia bergaul seperti keluarga, sekolah, tempat kerja dan tempat tinggal,” ujar Roby Muhamad Ph. D, Sosiolog dari Universitas Indonesia. 
 
Ia juga menambahkan bahwa karakter yang terbentuk pada microenvironment ini dipengaruhi pula oleh macroenvironment berupa sistem edukasi, kebijakan pemerintah, perkembangan industri, teknologi, dan lain-lain. 
 
“Komunitas di mana kita tinggal dan bersosialisasi merefleksikan bagaimana diri kita pribadi, termasuk kondisi kesehatan yang kita alami. Hal ini karena bagaimana kita berperilaku tentu tak bisa lepas dari pengaruh bagaimana lingkungan terdekat kita berperilaku,” tutur Elin Waty, Presiden Direktur PT Sun Life Financial Indonesia, dalam acara Sun Life Resolution Run 2020, di kawasan Jakarta Selatan, Selasa, 7 Januari 2019. 
 Pentingnya Peran Komunitas Membiasakan Pola Hidup Sehat
Foto: Medcom.id/Raka Lestari.
 
Lalu, bagaimana cara menanamkan pola hidup sehat dalam lingkup sosial agar menyebar secara luas?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Riset para ilmuwan di MIT menunjukkan komunitas berperan sebagai pemantik semangat dalam pengadopsian gaya hidup dan perilaku sehat di tengah masyarakat,” tambah Roby. 
 
Ia juga menambahkan, penerapan pola hidup sehat akan sangat sulit, ketika kita berada di lingkungan yang tidak sehat. "Karenanya, komitmen yang dilakukan bersama melalui komunitas, menjadi cara efektif dalam proses menanamkan kebiasaan gaya hidup sehat,” ucapnya.
 
Menurut Roby, agar penularan sosial atau difusi sosial dalam perilaku sehat dapat terjadi, yang juga perlu dilakukan adalah dengan membidik secara spesifik banyak komunitas dengan segmen yang berbeda-beda.
 
“Misalnya, ikut komunitas berdasarkan tempat tinggal, tempat kerja, hobi, profesi dan lain-lain. Sehingga penyebaran pemahaman dan kebiasaan hidup sehat dapat meluas hingga membentu masyarakat yang lebih sehat,” tutup Roby.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif