Namun apapun alasannya, hasilnya menunjukkan bahwa berbohong dapat merusak kesehatan fisik dan mental seseorang. Studi yang dilakukan di University of San Diego Emotion Lab Builds pada tahun 2012 menunjukkan kejujuran selalu membuat bahagia.
Sebuah penelitian dari University of Notre Dame, yang dipublikasi pada tahun 2012, menganalisa kebohongan dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan mental seseorang.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Penelitian menunjukkan orang-orang yang berkata jujur dengan orang-orang terdekatnya terlihat lebih bahagia dibandingkan yang tidak jujur.
(Baca juga: Manfaat Ikut Terapi Untuk Kesehatan Mental)
Mereka meneliti 110 orang selama lebih dari 10 minggu. Dengan tingkat partisipan antara umur 18 sampai 71 tahun.
Setengah dari anggota kelompok yang sedang diteliti tersebut diberikan instruksi untuk tidak berbohong selama 10 minggu penuh, dan anggota kelompok yang lainnya tidak diberikan instruksi apapun.
Hasilnya menunjukkan partisipan yang berada dalam kelompok yang tidak berbohong merasa lebih baik dari segi fisik dan segi kesehatan mentalnya dibandingkan kelompok yang tidak diberikan instruksi apapun.

Partisipan yang berada dalam kelompok yang tidak berbohong itu pun merasa mereka memiliki hubungan sosial yang lebih baik setelah lebih dari 10 minggu.
Meskipun kebohongan kecil digunakan untuk memberikan rasa aman kepada orang terdekat Anda, para ahli menyarankan untuk tidak melakukannya demi kesehatan fisik dan mental Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
