Lari Bantu Redakan Stres
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Sebuah studi menemukan bahwa Kari sejauh lima kilometer dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kinerja memori.

Studi tersebut menemukan, lari dapat menurunkan dampak negatif dari stres kronik dalam hippocampus yang merupakan bagian otak yang berfungsi dalam hal ingatan.

Dalam hippocampus, formasi memori dan pengembalian ingatan akan optimal ketika sinapsis atau penghubung antara saraf semakin kuat. Proses penguatan tersebut dinamakan potensial jangka panjang (LTP).


Stres berkepanjangan dapat melemahkan. Sinapsis sehingga menurunkan LTP dan akan memengaruhi kekuatan ingatan.

"Olahraga adalah cara yang sederhana dan mudah untuk mengeliminasi dampak negatif pada ingatan akibat stres kronik," ujar pemimpin studi Jeff Edwards, Associate dari Brigham Young University Di Utah, Amerika Serikat.

Percobaan tersebut menggunakan binatang tikus yang dibiarkan kurang gerak. Setengah dari kelompok tersebut dipaparkan tekanan untuk memunculkan situasi stres seperti berjalan di jalur yang menanjak atau berenang di air dingin.

Satu jam setelahnya, para peneliti melakukan penelitian elektropsisiologi pada otak binatang untuk mengukur LTP.

Hasilnya, tikus stres yang melakukan olahraga memiliki angka LTP dan fungsi memori yang lebih baik secara signifikan dibandingkan tikus yang tidak lari.






(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id