Dr. Arry Rodjani, SpU(K). (Foto:Sumarni)
Dr. Arry Rodjani, SpU(K). (Foto:Sumarni)

Pemeriksaan Genital Harus Dilakukan Sebelum Sunat

Rona kesehatan
28 Mei 2015 18:00
medcom.id, Jakarta: Sirkumsisi atau sunat memang diharuskan bagi pria. Sunat adalah tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari penis.
 
Sunat dinilai sangat baik dari sisi kesehatan. Untuk melakukan sunat, tidak ada syarat atau kriteria yang harus dimiliki seorang pria. Usia pun bukan menjadi acuan untuk melakukan sunat.
 
"Jika ukuran penisnya sudah lebih dari 2 sentimeter boleh melakukan sunat, asal tidak memiliki kelainan pada tubuhnya," kata Dr. Arry Rodjani, SpU(K) dalam seminar media "Kenali dan Pahami Kelainan Genital pada Anak Laki-Laki Sejak Dini", Kamis (28/5/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kelainan yang dimaksud yaitu saat organ genital mengalami Buried Penis, dimana penis itu tenggelam atau hispopadia, saat lubang kemih tidak berada pada ujung kepala penis serta bentuknya tampak melengkung. 
 
"Kalau ada kelainan, sebaiknya tidak dilakukan sunat biasa melainkan memerlukan tindakan rekonstruksi tersendiri," lanjut Dr. Arry.
 
Jika terlambat menyadari kelainan tersebut, bisa menyebabkan penis semakin tenggelam dan efek-efek lainnya juga bisa mengganggu kegiatan berhubungan intim ke depannya.
 
Dokter Arry mengimbau kepada para orang tua agar harus cermat dalam merencanakan sunat untuk anak mereka. Sebelum tindakan sunat dilaksanakan haruslah melakukan pemeriksaan menyeluruh agar tidak ada dampak buruk yang tidak diinginkan ke depan. (Sumarni)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(LOV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif