Penanganan Kanker pada Anak Dianggap Belum Maksimal
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Tanggal 15 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Anak Sedunia. Untuk tahun ini, tema yang diambil adalah mengembangkan cara penyembuhan dan memajukan cara perawatan.

Menurut Direktur Utama RS  Dharmais Prof. dr . Abdul Kadir, PhD, Sp.THT- KL (K), penanganan pasien kanker anak belum dilaksanakan dengan semestinya.

"Kita lihat perlakuan dan tindakan pengobatan pasien kanker anak tak seperti yang diharapkan, berbeda dengan pasien kanker dewasa," ujar dr Abdul dalam temu media di Kementrian Kesehatan, Kamis, 15 Februari 2018.


Saat ini, penderita kanker anak mencapai dua persen dari populasi seluruh dunia dimana diprediksi akan meningkat.

Kanker anak adalah penyakit kanker yang terdapat pada anak berusia 0-18 tahun.

"Umumnya, kanker rentan pada mereka yang berusia 5-15 tahun dan dapat menyebabkan kematian," tambahnya.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menyebutkan bahwa lima dari 100 ribu anak berusia 0-14 tahun terkena kanker atau sebanyak 16.291 jiwa.






(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id