Keluarga memiliki peran penting untuk membantu menjaga keseimbangan kondisi mental, fisik, dan sosial para lansia. (Foto: Pexels.com)
Keluarga memiliki peran penting untuk membantu menjaga keseimbangan kondisi mental, fisik, dan sosial para lansia. (Foto: Pexels.com)

Makan Sendirian Bisa Jadi Pemicu Malnutrisi pada Lansia

Rona kesehatan malnutrisi pada lansia
Kumara Anggita • 12 November 2019 08:00
Jakarta: Lansia rentan terkena malnutrisi karena berbagai faktor. Contoh paling sederhananya adalah karena makan sendiran. Menurut lembar fakta Nestle Health Science, faktor yang menyebabkan malnutrisi pada lansia antara lain :

1. Faktor fisik

Kesehatan gigi yang buruk, hilangnya nafsu makan, kesulitan menelan.

2. Faktor medis

Infeksi, riwayat penyakit, depresi, demesia

3. Faktor sosial

Hidup sendiri, berkuranganya mobilitas, isolasi sosial. Faktor sosial seperti rasa kesepian atau depresi juga bisa menjadi penyebab terjadinya malnutrisi pada lansia.
 
Dokter Spesialis Geriatri, Purwita Wijaya Laksmi menjelaskan bahwa makan sendirian bisa menjadi alasan mengapa nafsu makan para lansia menurun. Kondisi ini bisa membuat asupan makanan para lansia jadi berkurang.
 
Menurutnya, makan adalah aktivitas sosial. Seringkali anak sudah besar dan sibuk dengan urusannya masing-masing sehingga para lansia mau tak mau harus makan sendiri. Tentunya hal ini buat nafsu makan jadi berkurang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Makan Sendirian Bisa Jadi Pemicu Malnutrisi pada Lansia
(Lansia rentan terkena malnutrisi karena berbagai faktor. Beberapa faktor penyebabnya antara lain faktor fisik, medis, dan sosial. Foto: Pexels.com)
 
Karena itu, weekend menjadi hari yang ditunggu-tunggu para orang tua lansia untuk bisa berkumpul bersama. Di sini, Anda bisa mengajak mereka untuk makan bersama-sama membangun waktu yang berkualitas.
 
"Di Indonesia, masih banyak lansia yang mengalami ketidakcukupan gizi (malnutrisi), padahal asupan gizi yang seimbang sangat penting untuk membantu para lansia agar tetap sehat. Seiring bertambahnya usia, terjadi penurunan fungsi tubuh dan perubahan metabolisme yang dapat membuat para lansia lebih rentan terhadap penyakit dan kegilangan masa otot," jelasnya dalam Acara Nestle Boost Optimum Ajak Lansia Indonesia Hidupkan Mimpi yang Tertunda di Jakarta, Senin, 11 November 2019.

Malnutrisi pada lansia

"Malnutrisi pada lansia dapat mengakibatkan penurunan berat badan, kelelahan, dan tidak berenergi, kehilangan massa dan kekuatan otot, daya ingat melemah, kerentanan, mudah sakit, dan perlu waktu lama untuk sembuh. Kondisi ini dapat mengganggu para lansia dalam menjalani aktivitas hariannya," lanjutnya.
 
Keluarga memiliki peran penting untuk membantu menjaga keseimbangan kondisi mental, fisik, dan sosial para lansia. Ketika lansia menarik diri dari aktivitas, hubungan dengan pasangan, anak, cucu, dan saudara menjadi penting.
 
Anggota keluarga merupakan sumber penting bantuan dan interaksi sosial langsung. Karena itu, mulai sekarang pedulikanlah para lansia agar mereka bisa tetap sehat, aktif, produktif dan tentunya yang paling penting bahagia.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif