Ibu hamil yang ingin berpuasa pun harus masuk dalam status gizi baik karena selama berpuasa cadangan energi tubuh akan digunakan. (Foto: Chema Photo/Unsplash.com)
Ibu hamil yang ingin berpuasa pun harus masuk dalam status gizi baik karena selama berpuasa cadangan energi tubuh akan digunakan. (Foto: Chema Photo/Unsplash.com)

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa?

Rona puasa kehamilan
Raka Lestari • 06 Mei 2019 08:05
Menurut dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik yang berpraktik di RS Pondok Indah mengatakan Kehamilan yang dianggap aman untuk berpuasa itu ketika usia kehamilan sudah memasuki trimester dua atau tiga. 
 
 
Jakarta:
Salah satu kondisi yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa adalah wanita yang sedang hamil. Meskipun begitu, beberapa wanita hamil ada yang tetap berpuasa saat bulan Ramadan karena merasa sanggup untuk menjalaninya. 
 
Lalu apakah wanita yang sedang hamil diperbolehkan puasa? Jika ingin berpuasa, apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan oleh wanita yang sedang hamil? 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik yang berpraktik di RS Pondok Indah mengatakan bahwa wanita yang sedang hamil diperbolehkan berpuasa namun harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan. 
 
Selain itu, ibu hamil yang ingin berpuasa pun harus masuk dalam status gizi baik karena selama berpuasa cadangan energi tubuh akan digunakan. 
 
"Jadi status gizi yang baik berarti energi cukup. Tidak ada penyakit lain, kalau mengalami diabetes atau hipertensi sebaiknya tidak berpuasa," ujar dr. Lita. 
 
"Kehamilan yang dianggap aman untuk berpuasa itu ketika usia kehamilan sudah memasuki trimester dua atau tiga." 
 
Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa?
(Ibu hamil yang ingin berpuasa pun harus masuk dalam status gizi baik karena selama berpuasa cadangan energi tubuh akan digunakan. Foto: Kaylee Garrett/Unsplash.com)
 
Hal ini karena pada trimester pertama kehamilan merupakan periode pembentukan organ tubuh janin sehingga sebaiknya kebutuhan tubuh sebisa mungkin harus terpenuhi. 
 
Beberapa tanda yang harus diwaspadai saat ibu hamil berpuasa di antaranya adaalah: berat badan yang tidak naik atau cenderung turun, haus berlebihan, dehidrasi, sakit kepala atau demam, mual dan muntah, gerak janin berkurang, nyeri perut seperti kontraksi. 
 
Jika ibu hamil yang sedang berpuasa mengalami tanda-tanda tersebut sebaiknya puasa tidak dilanjutkan. 
 
Pengaturan makan pada ibu hamil yang ingin berpuasa juga harus diperhatikan. "Sebelum sahur sebaiknya minum susu terlebih dahulu. Makan sahur juga sebaiknya dilakukan menjelang imsak. Makan sahur harus komplit, mulai dari sayuran, karbohidrat, protein, dan buah," ujar dr. Lita. 
 
Untuk berbuka puasa, dr. Lita menyarankan untuk mengonsumsi kurma dua sampai tiga butir. Atau bisa juga berbuka dengan bubur kacang hijau karena bubur kacang hijau kaya akan folat, tinggi serat dan protein yang bagus untuk kandungan. 
 
"Makan malam harus ditambah dengan buah dan sebelum tidur boleh mengonsumsi camilan yang sehat, misalnya crackers atau edamame," tambah dr. Lita. 
 
"Orang hamil puasa sebaiknya perlu memiliki meal plan jangan sampai kurang kalori karena ditakutkan pertumbuhan janin akan terganggu," tutup dr. Lita.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif