Namun tahukah Anda dari mana perasaan itu berasal? Menurut beberapa studi, rasa bahagia dihasilkan sistem saraf neurotransmitter. Kemudian sistem tersebut memberikan sinyal ke otak bahwa tubuh Anda sedang bergembira.
Selain itu, perasaan bahagia juga dipengaruhi oleh produksi hormon-hormon dalam tubuh. Uniknya, produksi hormon tersebut bisa dilatih agar Anda terus merasa senang.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
1. Dopamine
Hormon dopamine mampu memberikan rangsangan kebahagiaan pada tubuh. Adapun cara untuk meningkatkan produksi hormon dopamin adalah dengan mengikuti kegiatan menyenangkan yang bersifat positif. Misalnya dengan berolahraga.
Selain itu, hormon ini juga bisa ditingkatkan tanpa harus melakukan kegiatan fisik yang berat. Anda cukup meluangkan waktu terpapar di bawah sinar matahari untuk meningkatkan sensitivitas Anda terhadap dopamin.
Selain itu, menurut Times of India, Anda bisa meningkatkan produksi dopamine dalam tubuh dengan melatih pernapasan dalam dan meditasi. Tidur nyenyak dan mengonsumsi kacang juga dipercaya mampu meningkatkan hormon bahagia ini.
2. Serotonin
Hormon ini berfungsi sebagai antidepresan. Oleh sebab itu, ketika kadar serotonin dalam otak rendah, mereka rentan tenggelam dalam depresi.
Namun tenang saja, hormon ini juga bisa ditingkatkan dengan beberapa cara. Antara lain dengan berolahraga, mengonsumsi makanan kaya tryptophan seperti susu dan mengatur pola tidur yang baik.
Anda juga disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat agar mendapatkan hormon serotine yang melimpah. Selain itu, konsumsi pula makanan yang kaya akan omega 3 seperti ghee, kacang danlentil.
3. Oktokin
Hormon oktokin juga kerap disebut 'hormon cinta' karena perannya dalam membangun ikatan dan hubungan emosional. Sama seperti hormone bahagia lainnya, produksi oktokin dalam tubuh juga bisa ditingkatkan.
Adapun cara meningkatkannya antara lain dengan latihan yoga dan relaksasi, serta makan dengan orang yang sedang dicintai. Selain itu melakukan kegiatan hobi sambil memijat tubuh setidaknya seminggu sekali juga mampu meningkatkan produksi hormone oktokin di dalam tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ELG)
