Prof. dr. Harmani Kalim, Sp.JP (K) dalam acara AFCC menjelaskan kterkaitan penggunaan obat kolestrol berupa statin yang dapat mengurangi penyakit jantung. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Prof. dr. Harmani Kalim, Sp.JP (K) dalam acara AFCC menjelaskan kterkaitan penggunaan obat kolestrol berupa statin yang dapat mengurangi penyakit jantung. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Obat Kolestrol Bisa Dikonsumsi untuk Mencegah Penyakit Jantung Koroner

Rona kesehatan jantung ASEAN Federation of Cardiology Congress (AFCC)
Kumara Anggita • 22 September 2019 12:36
Tangerang: Penggunaan obat kolestrol berupa statin ternyata dapat mengurangi penyakit jantung. Dokter jantung , Prof. dr. Harmani Kalim, Sp.JP (K) menjelaskan dalam seminarnya yang bertajuk Cardiovascular Event with Statin dalam acara ASEAN Federation Cardiology Congress (AFCC) memaparkan bahwa obat ini bahkan dapat dikonsumsi oleh orang yang belum sakit.
 
Ini berlaku pada orang yang sudah terkena kolestrol namun belum sampai ke pembuluh darah koroner. Konsumsi statin akan membantu.
 
"Jadi kalau untuk statin bisa digunakan untuk pencegahan primer pada orang yang sehat, artinya pada pencegahan sekunder dan pada orang yang sudah terkena penyakit, penyempitan pembuluh darah. Ini bisa dipakai pada penyakit koroner, penyempitan pembuluh darah di kaki dan plak di aliran darah di kepala," ungkapnya pada Medcom.id dalam acara ASEAN Federation Cardiology Congress (AFCC) di ICE BSD, Tangerang, Sabtu, 21 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya banyak yang mengritisi obat ini. Namun dia mengungkapkan bahwa sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi obat statin tidak berbahaya bagi tubuh.
 
"Tidak ada efek samping ke organ lain seperti mata, ginjal, otak, liver, paru-paru tidak ada," jelasnya.
 
Manfaat positif yang diberikan dari obat ini bila diakumulasi akan jauh lebih menguntungkan dibandingkan kerugiannya.
 
Obat Kolestrol Bisa Dikonsumsi untuk Mencegah Penyakit Jantung Koroner
(Prof. dr. Harmani Kalim, Sp.JP (K) dalam seminarnya yang bertajuk Cardiovascular Event with Statin dalam acara ASEAN Federation Cardiology Congress (AFCC) menerangkan Penggunaan obat kolestrol berupa statin ternyata dapat mengurangi penyakit jantung. Foto: Dok. Medcom.id/Kumara Anggita)
 
"Kalau ada efeknya kecil sekali dan jauh di bawah manfaatnya. Manfaat dari pemberian statin jauh dari pada efeknya. Memang dulu dikira statin bisa memberikan efek samping ini itu, namun tidak sudah terbukti," ujarnya.
 
Prof. Harmani kemudian menjelaskan keterkaitan mengapa obat ini begitu bermanfaat, salah satunya mencegah serangan jantung.
 
"Penyakit jantung koroner di dalam pembuluh darah koronernya ada timbunan lemak yang namanya plak. Plak ateroma itu terjadi karena antara lain kadar kolestrol yang tinggi dan faktor yang lain. Plak ateroma itu kalau dia dindingnya robek terjadi serangan jantung dan kematian mendadak," ujarnya.
 
Hal yang ingin dihindari adalah robeknya dinding pembuluh darah. Dengan mengonsumsi obat ini, risiko kerobekan bisa berkurang.
 
"Dan kalau obat statin bisa membuat plak itu lebih kuat dan stabil sehingga tidak gampang robek," jelasnya.
 
Mengonsumsi statin juga bisa mengurangi plak yang ada dan mecegah mereka beredar di pembuluh darah lainnya.
 
"Selain itu dia juga mengurangi volume dari plak itu. Ketiga, mencegah timbunan plak di bagian pembuluh darah yang lain," jelasnya.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif