Dr. Elisabeth Hutapea, SpA, dari RS Royal Taruma, Jakarta memberikan penjelasan bahwa harus dimengerti dahulu, jika sakit si kecil tidak kunjung sembuh, bukan berarti dosis antibiotik si kecil perlu dinaikkan, atau jadi berganti-ganti antibiotik.
(Baca juga: Gunakan Antibiotik Secara Tepat)
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Apalagi bertanya pada teman dan saudara tentang brand antibiotik lalu menggantinya. "Antibiotik itu beragam dan beda, semua pemberiannya dari dokter juga memiliki tujuan tertentu karena kuman yang ada di hidung, di perut, di saluran kencing itu semua berbeda-beda," ucap dr. Elis.
Ia juga menegaskan bahwa antibiotik yang tepat pada si A dengan penyakit C misalnya, tidak selalu efektif dengan anak sebayanya yang punya penyakit yang sama.
"Ini karena spektrumnya yang dituju. Kalau sakit tenggorokan misalnya, oabtnya langsung ke tenggorokan. Jadi mindset antibiotik dinaikkan atau keras itu tidak benar," papar dr. Elis.
Jalan keluarnya, menurut dr. Elis adalah jangan diberikan obat antibiotik yang sama, namun ganti dengan antibitiok yang baru, namun harus selalu diingat bahwa konsultasikan dulu pada dokter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
