Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Tips Berpuasa bagi Penderita Mag dan Asam Lambung

Rona penyakit mag tips berpuasa
Raka Lestari • 13 Mei 2020 14:05
Jakarta: Mag dan asam lambung yang kambuh pada saat sedang melakukan ibadah puasa tentu dapat menyebabkan rasa tidak nyaman. Bahkan bisa menyebabkan ibadah puasa yang sedang dijalani harus dibatalkan.
 
Untuk mencegah hal tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh penderita mag dan asam lambung agar tidak kambuh saat berpuasa.
 
“Untuk pencegahan maag dan asam lambung sendiri selama bulan puasa yang pertama adalah jangan sampai melewatkan sahur dan berbuka puasa. Terutama pas sahur karena banyak orang yang melewatkan sahur. Dan usahakan jangan sampai terlambat makan pada saat sahur dan berbuka puasa,” kata dr. Nurlitha Sepadiananti, salah satu dokter di IGD RS Keluarga Sehat, Pati.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga menyarankan ketika sedang sahur, usahakan makan secara perlahan. Mengunyah maknanan sampai benar-benar lembut baru ditelan.
 
"Kalau makannya terburu-buru, kemudian makanannya belum lembut langsung masuk ke dalam mulut yang terjadi adalah lambungnya bekerja ekstra keras yang akan menyebabkan asam lambung dan juga mag,” ujar dr. Nurlitha.
 
“Kemudian setelah sahur dan buka, tidak boleh langsung tidur karena ketika langsung tidur berbaring itu menyebabkan katup yang membatasi kerongkongan dan juga lambung tertekan ke atas. Nah ketika tertekan ke atas, itu akan menyebabkan gas,” kata dr. Nurlitha.
 
Selama berpuasa, ia juga menyarankan untuk menghindari makanan yang mengandung gas. Seperti makan makanan berminyak, makanan terlalu pedas, makanan yang menimbulkan gas lainnya, seperti nangka, durian, kopi, makanan yang terlalu asam, itu juga harus dihindari.
 
“Dan pada saat berbuka puasa, tidak boleh langsung makan berat. Kita harus makan secara perlahan. Ketika buka puasa, bisa mulai dengan makan kurma atau minum teh manis atau air putih, baru setelah salat tarawih kita baru makan nasi dengan lauk pauk,” ujar dr. Nurlitha.
 
“Tentunya hindari makanan yang tadi saya sebutkan di awal. Kalau kita masih lapar, bisa memilih camilan seperti oatmeal, biskuit, atau sayur dan buah," sambungnya.
 
Pada saat sahur, dr. Nurlitha menyarankan agar memilih makanan yang tinggi serat karena makanan yang tinggi serat lebih sulit dicerna.Ketika makanan sulit dicerna itu akan menyebabkan lambung kenyang lebih lama.
 
"Untuk penderita mag kronis bisa minum obat mag setelah sahur. Tentunya setelah konsultasi dengan dokter terlebih dahulu,” tutupnya.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif