Sebenarnya, ada sebuah kondisi yang disebut catathrenia atau tidur yang mengerang yang lebih umum terjadi dibanding yang Anda duga. Sementara penelitian menunjukkan bahwa keluhan saat tidur mempengaruhi hingga 0,5 persen populasi.
Bagaimana cara mengetahui apakah Anda atau pasangan menderita catathrenia atau tidak, berikut penjelasannya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Catathrenia diklasifikasikan sebagai parasomnia yang merupakan istilah untuk perilaku, tindakan atau pikiran yang tidak diinginkan dan terjadi saat kita tidur. Tidur berbicara dan berjalan adalah parasomnia lainnya.
Tidur mengerang mungkin terdengar seperti mendengkur, tapi penyebabnya berbeda. Mendengkur terjadi ketika Anda menarik napas dalam dan otot-otot juga jaringan yang rileks di tenggorokan Anda bergetar. Inilah yang menyebabkan suara berdengung itu.
Sedangkan mengerang ketika tidur terjadi ketika Anda menghembuskan napas. Satu erangan bisa berlangsung dari 30 detik hingga satu menit.
Apa penyebab tidur mengerang? Para ahli tidak yakin 100 persen tetapi beberapa orang seperti mereka yang memiliki kelainan tengkorak wajah bisa berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini karena struktur saluran napas bagian atas dapat mempengaruhi seseorang untuk membuat suara pada hembusan napas.
Namun, ada sejumlah data yang menunjukkan bahwa stres dapat memainkan peran dalam tidur mengerang ini. Tidur mengerang ini tidak berbahaya, namun jika terus terjadi Anda dapat sering terbangun dan ketika bangun badan akan terasa tidak menyegarkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ELG)
