Woman Rally Team (WRT) akan mengikuti rangkaian Kejuaraan Nasional Sprint Rally yang terdiri dari empat putaran.. Medcom.id/Ekawan Raharja
Woman Rally Team (WRT) akan mengikuti rangkaian Kejuaraan Nasional Sprint Rally yang terdiri dari empat putaran.. Medcom.id/Ekawan Raharja

Woman Rally Team Resmi Dibentuk, Dorong Pereli Wanita Indonesia Lebih Kompetitif

Ekawan Raharja • 26 Mei 2026 11:21
Ringkasnya gini..
  • Woman Rally Team resmi hadir sebagai tim reli wanita Indonesia bentukan Rifat Sungkar untuk musim 2026.
  • WRT diperkuat Diva Zahra, Larasati, dan Patricia Revalina untuk berlaga di Kejurnas Sprint Rally.
  • Tim reli wanita ini didukung SIMPATI Telkomsel dan menargetkan tampil kompetitif di rally nasional 2026.
DKI Jakarta: Dunia motorsport nasional kembali menghadirkan gebrakan baru dengan lahirnya Woman Rally Team (WRT), tim reli yang diisi oleh para pereli wanita Indonesia. Tim ini diperkuat oleh tiga pereli muda yakni Diva Zahra, Larasati, dan Patricia Revalina.
 
WRT dibentuk atas inisiasi pereli nasional Rifat Sungkar sebagai bentuk komitmennya dalam membuka ruang lebih besar bagi perempuan untuk berkembang dan berprestasi di dunia rally Indonesia.
 
Kehadiran tim tersebut menjadi simbol pereli wanita Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing di ajang motorsport nasional yang selama ini identik dengan dominasi pereli pria.

Selama tiga tahun terakhir, Rifat Sungkar juga aktif membimbing Diva Zahra dalam berbagai ajang Sprint Rally nasional. Konsistensi performa dan perkembangan yang ditunjukkan Diva menjadi salah satu alasan utama lahirnya WRT sebagai tim reli wanita dengan visi jangka panjang.
 
WRT memiliki target menjadi tim rally wanita terbaik di Indonesia sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terjun dan berprestasi di dunia otomotif.
 
“Tiga tahun terakhir saya melihat langsung bagaimana perkembangan para pereli wanita ini, terutama Diva yang menunjukkan dedikasi dan progres luar biasa di Sprint Rally. Dari situ saya semakin yakin bahwa perempuan Indonesia memiliki kemampuan yang sangat kompetitif di dunia rally. WRT dibentuk bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membuka jalan dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan muda agar berani masuk ke dunia motorsport,” ujar Rifat Sungkar.
 
Inspirasi pembentukan tim reli wanita tersebut juga datang dari sosok ibunda Rifat Sungkar, Kamaria Ekawanti Gondokoesoemo (lebih dikenal dengan nama Ria Sungkar). Ia dikenal sebagai salah satu pereli wanita Indonesia yang sudah aktif di dunia reli sejak 1972 dan masih mengikuti ajang reli hingga era 2000-an. Menurut Rifat kiprah sang ibu menjadi bukti bahwa perempuan Indonesia memiliki kemampuan besar untuk berprestasi di dunia motorsport.
 
Pada musim 2026, WRT akan mengikuti rangkaian Kejuaraan Nasional Sprint Rally yang terdiri dari empat putaran. Putaran kedua akan digelar di Jawa Tengah pada 7 Juni 2026, dilanjutkan putaran ketiga di Jawa Timur, putaran keempat di Jawa Tengah, dan putaran kelima di Jakarta pada 1 November 2026.
 
Dalam kompetisi tersebut, Diva Zahra bersama navigator Reza (Echa) akan turun di kelas F3 menggunakan Honda Jazz. Larasati bersama navigator senior Emay Ahmad juga berlaga di kelas F3 dengan Toyota Ist.
 
Sementara Patricia Revalina akan berpasangan dengan Bagus Wahyu Kurniawan di kelas F1 menggunakan Honda Jazz.
 
Melalui keikutsertaan di Kejurnas Sprint Rally 2026, WRT menargetkan tampil kompetitif sekaligus menjadi tim reli wanita terbaik di Indonesia.
 
Kehadiran WRT juga diharapkan mampu menjadi momentum positif bagi perkembangan olahraga otomotif nasional, terutama dalam membuka kesempatan lebih luas bagi talenta wanita untuk berkembang dan berprestasi di dunia rally.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan