Apakah belajar di luar ruangan lebih aman dibandingkan pembelajaran di dalam ruangan? (Foto: Pexels.com)
Apakah belajar di luar ruangan lebih aman dibandingkan pembelajaran di dalam ruangan? (Foto: Pexels.com)

Belajar di Luar Ruangan, Alternatif untuk Anak Belajar di Masa Pandemi

Rona perkembangan anak covid-19
Raka Lestari • 31 Juli 2020 19:47
Jakarta: Sebagian besar sekolah saat ini masih menerapkan belajar dari rumah (Pembelajaran Jarak Jauh/PJJ) pada masa pandemi covid-19 ini.
 
Namun, ketika aktivitas sudah mulai kembali sedikit demi sedikit ada salah satu cara yang mungkin bisa menjadi alternatif pembelajaran pada anak. Hal tersebut adalah dengan pembelajaran di luar ruangan atau outdoor. 
 
“Secara umum, belajar di luar ruangan seharusnya bisa lebih aman dibandingkan pembelajaran di dalam ruangan dalam hal proteksi dari covid-19,” kata Dr Chad Sanborn M.D., seorang dokter anak spesialis penyakit menular.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, “Guru dan murid akan lebih mungkin untuk menghirup volume udara bersih yang lebih banyak, di mana hal tersebut dapat mengurangi kemungkinan infeksi,” katanya. 
 
Dr Chad Sanborn mengatakan dalam Romper bahwa hal ini sangat masuk akan mengingat belajar di dalam ruangan biasanya jendela kelas ditutup sehingga sirkulasi udara juga kurang bagus.
 
"Jika Anda berada di ruang terbatas (seperti ruang kelas), partikel memiliki sangat sedikit area untuk bergerak," kata Dr Syra Madad, ahli patogen dan seorang epidemiologi.
 
“Ketika Anda berada di luara ruangan, kemungkinan untuk menghirup partikel virus dan kemungkinan masuk ke dalam tubuh akan jauh lebih rendah.”
 
Meskipun demikian, bukan berarti anak dan guru tetap benar-benar aman dari virus. Tetap ada kemungkinan terkena virus dan harus melakukan pencegahan-pencegahan untuk menghentikan penyebaran covid-19.
 
“Penggunaan masker merupakan suatu keharusan,” kata Dr Sanborn.
 
“Hal ini bisa mengurangi risiko kemungkinan seseorang menyebarkan virus dari seseorang ketika berbicara dan virus apapun yang keluar dari droplet pernapasan, diharapkan bisa lebih mudah terbawa angin ketika berada di luar ruangan,” katanya.
 
Namun, pada cuaca yang berangin mungkin bukanlah waktu yang tepat bagi guru untuk membawa murid-murid belajar di luar ruangan.
 
“Meskipun partikel virus bisa lebih mudah terbawa angin, seseorang juga tetap bisa terkena dari virus yang terbawa oleh angin tersebut,” tutup Dr Sanborn.

 

(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif