Pisang mentah berwarna hijau mengandung pati resisten, yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin. (Ilustrasi/Pexels)
Pisang mentah berwarna hijau mengandung pati resisten, yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin. (Ilustrasi/Pexels)

Makanan yang Dapat Mencegah Stroke

Rona stroke
Raka Lestari • 03 Januari 2020 15:06
Jakarta: Stroke merupakan salah satu penyebab kematian yang cukup tinggi. Mengurangi tekanan darah merupakan salah satu cara terbaik untuk mencegah terjadinya stroke. Pola diet yang sehat memiliki peran yang penting dalam mengurangi risiko stroke.
 
Dan berikut ini adalah beberapa makanan yang dapat bermanfaat dalam mencegah terjadinya stroke, seperti dilansir thehealthy.
 
Pisang 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengonsumsi kalium dalam jumlah banyak dapat menurunkan tekanan darah, bahkan pada mereka yang mengalami hipertensi. “Pisang hijau, secara khusus dapat membantu mengurangi tekanan darah,” kata Michelle Routhenstein, MS, RD, CDE, CDN.
 
"Pisang mentah berwarna hijau mengandung pati resisten, yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Sensitivitas insulin meningkatkan kontrol gula darah, yang dapat membantu membantu mengoptimalkan aliran darah dan mengurangi tekanan darah,” ucapnya.
 
Kale 
 
Sayuran berdaun hijau sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya stroke. Kale mengandung magnesium yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung Anda. "Magnesium bertindak sebagai vasodilator, membuka pembuluh darah, dan melindungi endotelium, lapisan terdalam dinding pembuluh darah," kata Carolyn Dean, MD, ND, Anggota Dewan Penasihat Medis di Nutritional Magnesium Association.
 
Psyllium 
 
Psyllium adalah jenis serat yang terbuat dari biji Plantago ovate. Biasanya dijual dalam bentuk bubuk atau kapsul dan semakin populer karena kandungan serat larut di dalamnya. "Serat larut mengikat kolesterol jahat dan asam empedu di usus dan mempromosikan ekskresi mereka," kata Routhenstein. "Ini dapat mengurangi pembentukan plak, yang membantu mengurangi risiko stroke."
 
Bawang putih 
 
"Bawang putih mengandung molekul ajoene yang menurunkan agregasi trombosit, yang merupakan penggumpalan darah yang berlebihan yang dapat menyebabkan pembekuan darah dan menyebabkan stroke," kata Routhenstein. Bawang putih mentah, khususnya, dapat membantu melawan pembekuan darah. Routhenstein merekomendasikan untuk mengonsumsi sekitar satu atau dua siung bawang putih sehari.
 
Bayam 
 
Selain magnesium, bayam sarat dengan vitamin B folat. Pola makan yang kaya asam folat dapat menurunkan risiko stroke pada orang dengan tekanan darah tinggi, menurut sebuah studi dalam Journal of American Medical Association.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(YDH)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif