Sebenarnya, berkeringat adalah fungsi tubuh yang penting karena membantu mengatur suhu tubuh. Ketika suhu tubuh naik, tubuh mencoba menurunkannya dengan melepaskan keringat dari kelenjar keringat Anda. Setelah keringat menyentuh permukaan kulit dan mulai menguap, Anda merasa lebih sejuk dan nyaman.
Akan tetapi, keringat dapat mengeluarkan bau. Pada dasarnya, keringat adalah cairan bening dan tidak berbau. Munculnya bau pada keringat setelah bercampur dengan bakteri di kulit Anda.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Memang benar bahwa beberapa orang berkeringat lebih banyak daripada yang lain. Namun, jika Anda berkeringat tanpa alasan atau dalam situasi yang aneh seperti musim dingin, Anda mungkin memiliki masalah medis. Inilah yang perlu Anda ketahui tentang keringat berlebih dan apa yang dapat Anda lakukan untuk mengendalikannya.
Keringat berlebih cenderung bersifat genetik. Jadi jika Anda memiliki anggota keluarga yang memiliki keringat lebih banyak, kemungkinan Anda juga akan berkeringat lebih banyak. Selain itu, orang yang bugar biasanya berkeringat lebih cepat daripada orang yang kurang sehat untuk menjaga tubuh lebih dingin dan mempertahankan daya tahan fisik.
Namun, perlu diingat bahwa berkeringat tidak selalu sama dengan sehat. Kelebihan berat badan, terlalu banyak minum alkohol, dan merokok, bisa membuat Anda lebih banyak berkeringat. Anda mungkin juga akan lebih banyak berkeringat saat demam atau sedang mengalami menopause.Baca juga: Apakah Anda Alergi Berolahraga?
Ketika seseorang mengalami keringat berlebih tanpa sebab, Anda mungkin mengalami hiperhidrosis, yang menyerang sekitar 5 persen orang dewasa di Amerika. Biasanya, Anda akan mulai berkeringat segera setelah bangun tidur, dan berhenti berkeringat saat Anda tidur. Umumnya, keadaan ini disebabkan oleh kondisi kesehatan seperti tiroid yang terlalu aktif, gangguan sistem saraf, atau gula darah rendah.
Sementara itu, Anda tetap bisa berkeringat ketika Anda kedinginan atau bahkan sudah memakai deodoran. Kondisi ini memang dapat terjadi karena perlawanan tubuh dapat memicu keringat. Ketika stres atau gugup Anda juga bisa jadi berkeringat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(FIR)
