Ada beberapa jenis penyakit yang juga menyebabkan penderitanya mengalami gangguan di saluran cerna. Berikut informasinya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Ada beberapa jenis penyakit yang juga menyebabkan penderitanya mengalami gangguan di saluran cerna. Berikut informasinya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Ketahui Penyakit Penyebab Sulit Menelan

Rona kesehatan
Anda Nurlaila • 22 Mei 2019 09:49
Ada beberapa jenis penyakit yang juga menyebabkan penderitanya mengalami gangguan di saluran cerna. Salah satunya radang tenggorokan, sering disebut strep infeksi bakteri ini bisa sangat menyakitkan. Tanda-tandanya biasanya tiba-tiba sakit tenggorokan, sering disertai demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher.
 

Jakarta: Saat mengalami sakit pilek atau flu, mulut, tenggorokan dan kerongkongan bisa terasa sakit saat menelan makanan. Bahkan kadang-kadang sakitnya terasa hingga ke bagian tengah dada.
 
Selain flu, ada beberapa jenis penyakit yang juga menyebabkan penderitanya mengalami gangguan di saluran cerna. Berikut ini beberapa penyebabnya seperti ditulis WebMD:

1. Infeksi pilek, flu, atau sinus

Sakit tenggorokan penyebab sakit saat menelan dapat menandakan Anda tengah mengalami salah satu dari penyakit di atas. Gejala sakit saat menelan dimulai sebelum gejala lain seperti pilek dan batuk. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika flu atau pilek, minum cairan dan banyak istirahat. Hubungi dokter jika flu terasa menyakitkan. Pada kasus sinusitis, bersihkan tenggorokan penyebab iritasi hingga infeksi hilang. 

2. Radang tenggorokan

Sering disebut strep, infeksi bakteri ini bisa sangat menyakitkan. Tanda-tandanya biasanya tiba-tiba sakit tenggorokan, sering disertai demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher. Anak usia tiga tahun ke atas dapat mengalami demam, mual, dan muntah bersamaan dengan sakit tenggorokan. 
 
Anak-anak di bawah dua tahun biasanya tidak mengalami strep. Antibiotik adalah pengobatan yang biasa disarankan dokter, meski penyakit ini dapat hilang sendiri. 

3. Mono

Infeksi virus Epstein-Barr ini mudah didapat dan menyebar. Selain rasa sakit saat menelan, gejala-gejala lainnya adalah demam, sakit kepala, pembengkakan amandel dan kelenjar getah bening, nyeri otot, dan kelelahan.

4. Virus Herpes Simplex

Virus HPV tipe 1 dapat menyebabkan luka dalam mulut dan sepanjang bibir serta sakit saat menelan. Lukanya hilang dalam beberapa hari. Tetapi hubungi dokter ini mengalaminya pertama kali atau memiliki HIV. Hindari makanan asam seperti jeruk, cukup istirahat, dan cobalah untuk menghindari stres agar merasa lebih baik.
 
Ketahui Penyakit Penyebab Sulit Menelan
(Sering disebut strep, infeksi bakteri ini bisa sangat menyakitkan. Tanda-tandanya biasanya tiba-tiba sakit tenggorokan, sering disertai demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

5. Sariawan

Infeksi ragi umum terjadi pada orang dengan HIV, penderita doabetes atau penyakit kerongkongan. Konsumsi steroid tertentu, atau minum antibiotik juga dapat menyebabkan sakit saat menelan. Jika kandidiasis adalah penyebabnya, gejalanya antara lain kehilangan selera, perasaan seperti kapas di mulut, dan kulit di sudut bibi kering dan pecah-pecah.

6. CMV

Bagian dari keluarga virus penyebab herpes dan mono ini dapat beralih di antara periode aktif dan tenang. Jika akibat CMV, gejalanya antara lain kelelahan, nyeri otot, demam, mual, dan muntah. 
 
Makan dengan baik dan banyak istirahat akan membantu tubuh Anda melawan infeksi. Temui dokter jika Anda sedang hamil atau memiliki HIV atau sistem kekebalan yang melemah karena CMV bisa sangat serius.

7. Menelan pil atau makanan

Pil kecil berat lebih mungkin menempel dan mengiritasi kerongkongan daripada tablet yang besar dan ringan. Hal lainnya adalah asupan antibiotik. Untuk mencegahnya, minum setidaknya setengah gelas air saat minum obat, dan duduk tegak 10 menit setelah minum obat. Jika penyebab iritasi adalah obat, minumlah secangkir air dan jangan berbaring selama setidaknya 30 menit.

8. GERD

GERD adalah penyakit refluks gastroesofagus. Jika memilikinya gangguan ini, beberapa gejalanya mulas dengan rasa sakit di dada dan tenggorokan, rasa asam di mulut Anda, muntah, kesulitan menelan, dan suara serak. 
 
Menelan yang menyakitkan dapat terjadi akibat asam refluks menggerogoti lapisan esofagus Anda. Perubahan pada diet dapat membantu, bersamaan dengan pengobatan GERD.

9. Penyakit Crohn

Jarang penyakit Crohn memengaruhi kerongkongan. Tapi ini dapat terjadi di sepanjang saluran pencernaan, mulai dari mulut atau kerongkongan. Anda mungkin merasa sulit dan menyakitkan untuk menelan.
 
Selain kesulitan menelan, gejala lainnya diare dan kram, penurunan berat badan, dan nafsu makan yang buruk. Konsultasikan ke dokter mengenai gejala yang Anda alami. Tes endoskopi sering dipakai untuk mencari luka di kerongkongan.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif