Seremoni Bakti Lingkungan Djarum Foundation Hijaukan 87 KM Ruas Tol Ngawi - Kertosono. (Foto: Raka/Medcom.id)
Seremoni Bakti Lingkungan Djarum Foundation Hijaukan 87 KM Ruas Tol Ngawi - Kertosono. (Foto: Raka/Medcom.id)

Peran Penting Generasi Muda dalam Mengurangi Pemanasan Global

Rona pemanasan global
Raka Lestari • 15 Agustus 2019 13:13
Peran generasi muda sangat dibutuhkan untuk meredam pemanasan global. Melalui dengan cara yang mudah, seperti menanamkan pohon sendiri serta minuman
 
Ngawi:
Global warming atau pemanasan global merupakan isu yang cukup sering diangkat, mengingat punya dampak yang sangat besar dalam kehidupan. Meskipun sudah sering dibicarakan, isu ini masih terus ada sampai saat ini. Untuk itu, perlu kerjasama dari berbagai pihak terutama generasi muda sebagai penerus bangsa di masa depan.
 
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, Dr. Nandang Prihadi, S.Hut, M.Sc menuturkan, pemanasan global harus menjadi perhatian serius. Terutama untuk generasi muda karena memiliki dampak negatif bagi keberlangsungan hidup manusia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kenapa generasi muda harus mulai peduli terhadap pemanasan global? karena dampak negatifnya sudah mulai driasakan. Hal sederhana adalah udara yang kian panas, naiknya permukaan laut hingga perubahan iklim di berbagai belahan dunia,” ujar Nandang dalam acara seremoni Bakti Lingkungan Djarum Foundation Hijaukan 87 KM Ruas Tol Ngawi - Kertosono, di Alun-Alun Ngawi, Jawa Timur, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Menurut Nandang, ada beberapa hal yang mudah dilakukan oleh generasi muda untuk mengatasi global warming. Salah satunya dimulai dengan menanam pohon sendiri. 
 
"Upaya itu bisa dilakukan tanpa membutuhkan bantuan banyak orang. Kemudian, usahakan seminimal mungkin untuk menggunakan energi konvensional. Dan yang terakhir, usahakan untuk tidak menggunakan mobil atau motor jika bepergian sendiri atau dalam jarak dekat," ujar Nandang.
 
“Ketika kita mengisi daya baterai handphone misalnya, itu berarti kita sudah menggunakan energi konvensional. Sedangkan energi alternatif, misalnya yang berasal dari matahari itu kan masih sedikit,” lanjutnya.
 
Dengan mengurangi penggunaan mobil atau motor, bukan hanya untuk menghemat uang tetapi lebih sebagai responsibility terhadap lingkungan. Sebaliknya, ketika memakai motor atau mobil, berarti kita juga sudah menyumbang pemanasan global.
 
Dampak dari global warming atau pemanasan global sendiri sangat merugikan manusia. Sebab efek global warming merupakan bibit-bibit dari bencana-bencana yang timbul seperti banjir, tanah longsor, hingga munculnya berbagai jenis penyakit baru yang saat ini sudah banyak terjadi.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif