Akademi terbaru ini dibuka melalui kerja sama dengan Universitas Ciputra dan berlokasi di Autograph Tower, Jakarta. Pada angkatan perdana, akademi tersebut menyambut lebih dari 100 calon developer dan entrepreneur, yang akan mengikuti program pembelajaran intensif.
“Sebagai alumni Apple Developer Academy, saya sangat senang melihat perkembangan Akademi di Indonesia. Setiap Akademi tidak hanya merepresentasikan perluasan akses ke pendidikan kelas dunia, tetapi juga pertumbuhan komunitas inovator yang membentuk masa depan teknologi di Indonesia."
"Saya sangat antusias dapat menyambut ratusan peserta asal Indonesia lainnya yang akan menemukan potensi mereka di Apple Developer Academy, membangun solusi digital untuk masalah nyata, dan menciptakan dampak luas bagi Indonesia maupun secara global,” ujar Head of Apple Developer Academy Jakarta Ryan Tjandra.
Mulai tahun 2027, Apple berencana untuk meningkatkan kapasitas akademi sehingga mampu menerima lebih dari 200 peserta setiap tahun. Program ini menjadi bagian dari upaya Apple untuk membantu calon developer dan entrepreneur Indonesia mengembangkan keterampilan profesional relevan dengan kebutuhan industri teknologi dan ekosistem aplikasi.
Angkatan pertama Apple Developer Academy di Jakarta terdiri dari peserta dengan latar belakang beragam, mencakup mahasiswa, lulusan baru, hingga profesional dengan rentang usia dari 18 hingga 40 tahun.
Peserta tersebut berasal dari 33 kota di Indonesia, mencerminkan luasnya minat terhadap pengembangan aplikasi dan teknologi di berbagai daerah. Dengan kehadiran akademi baru di Jakarta, Apple telah membuka sebanyak lima Apple Developer Academy di Indonesia pada tahun 2026 ini.
Apple menegaskan bahwa secara keseluruhan, Apple Developer Academy siap mendukung lebih dari 700 peserta dari 77 kota dan 27 provinsi di seluruh Indonesia. Melalui program ini, peserta didorong untuk mengembangkan aplikasi berkemampuan menjawab berbagai tantangan, baik dalam konteks pribadi, komunitas, maupun isu global, sekaligus menciptakan dampak positif inklusif bagi masyarakat.
Apple Developer Academy menerapkan metode challenge based learning, pendekatan pembelajaran yang menekankan pada penyelesaian masalah nyata melalui pengembangan solusi berbasis teknologi.
Peserta akan mengikuti program selama sepuluh bulan, mencakup berbagai materi penting dalam pengembangan aplikasi dan teknologi digital. Kurikulum program ini meliputi dasar-dasar pengkodean atau coding, desain aplikasi, kecerdasan buatan (AI), manajemen proyek, serta berbagai keterampilan lain yang dibutuhkan dalam industri teknologi modern.
Melalui pendekatan tersebut, Apple berharap dapat membantu menciptakan generasi developer dan entrepreneur baru di Indonesia yang mampu berkontribusi dalam membangun ekosistem teknologi lebih kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News