Samsung Galaxy A57 5G merupakan pembaruan dari seri A yang dirilis bersamaan dengan model Galaxy A37. Perangkat ini hadir dengan desain lebih ramping dan bobot lebih ringan dibandingkan dengan generasi sebelumnya, serta dengan pilihan warna lebih menarik.
Tidak hanya soal desain dan bobot, Samsung Galaxy A57 juga hadir dengan peningkatan dari teknologi dan fitur yang telah tersedia di generasi sebelumnya. Simak ulasan kami berikut untuk mengetahui lebih lanjut.
Desain
Samsung Galaxy A57 5G kini menjadi smartphone paling premium di seri A dalam beberapa generasi terakhir. Tidak hanya mengalami peningkatan tergolong signifikan, ponsel cerdas ini juga hadir tampilan dan kesan mendekati model Edge dan S.Galaxy A57 5G hadir dengan desain lebih tipis dan bobot lebih ringan jika dibandingkan dengan pendahulunya. Ponsel ini hadir dengan bezel layar lebih tipis sehingga menyuguhkan bidang layar lebih luas jika dibandingkan dengan pendahulunya.

Smartphone ini hadir dengan bodi bersudut lebih membulat dibandingkan dengan pendahulunya, mendukung kenyamanan saat menyimpan ponsel di saku celana. Bagian depan perangkat diisi layar berukuran 6,7 inci Super AMOLED, serta lubang kecil untuk kamera depan.
Di atas layar, tersemat earpiece super tipis yang juga bertindak sebagai speaker stereo, sedangkan di bawah layar terdapat sensor pemindai sidik jari yang tergolong cepat. Sementara itu bagian belakang smartphone ini tampil cantik berkat balut panel Victus+ dengan warna Lavendar.

Kendati berbalut panel kaca mengkilat, warna cerah perangkat ini membantu mengurangi mengurangi kesan kotor akibat noda sidik jari. Selain itu, bagian belakang perangkat ini menjadi lokasi penyematan modul tiga kamera belakang yang disusun secara vertikal, dikelilingi cincin dengan nuansa warna serupa.
Ketiga kamera belakang ini juga didampingi oleh lampu flash LED berukuran kecil yang tersemat di luar modul kamera. Sementara itu, bagian sisi atau bingkai perangkat ini hampir datar dengan finishing matte, berbeda dari bodi belakang ponsel.

Sisi atas ponsel cerdas ini tersemat beberapa mikrofon, sedangkan di sisi bawah terdapat port USB-C, berdampingan dengan speaker, mikrofon utama dan baki SIM ganda. Sementara itu, tombol volume dan daya dapat ditemukan di sisi kanan perangkat, tersemat di modul tersendiri yang lebih tinggi dibandingkan dengan sisi bodi ponsel di sekitarnya.
Soal dimensi dan bobot, Samsung Galaxy A57 5G mengusung dimensi 161,5 x 76,8 x 6,9 mm dan bobot 179 gram, sehingga sedikit lebih pendek, sempit, dan tipis jika dibandingkan dengan Galaxy A56, serta 20 gram lebih ringan.
Antarmuka dan Fitur
Samsung Galaxy A57 5G menggunakan sistem operasi Android 16 dengan One UI 8.5, serupa Galaxy S26 Series, dan dijanjikan akan mendapatkan enam update OS besar. Sebagai informasi, One UI 8.5 dengan Android 16 tidak mengusung perubahan kosmetik signifikan jika dibandingkan dengan antarmuka pengguna versi sebelumnya.Antarmuka pengguna ini hadir dengan dukungan fitur multi-window multi-tasking, serta laci aplikasi. Tidak hanya itu, Samsung Galaxy A57 5G juga berbekal Bixby, Gemini, dan Perplexity, serta fitur Circle to Search.
Samsung turut menghadirkan sejumlah fitur AI yang dapat ditemukan pada Galaxy S series meski tidak selengkap seri flagship tersebut. Pengguna perangkat ini akan dapat memanfaatkan fitur Object Eraser, Best Face dan Edit Suggestion dari aplikasi Gallery.

Selain itu, Samsung juga membekali Galaxy A57 5G dengan fitur Custom filters dan Auto Trim videos. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur Voice Transcription untuk panggilan suara, Read Aloud di browser web dan AI select untuk berbagai obyek di layar perangkat.
Samsung juga membekali ponsel cerdas ini dengan fitur keamanan menarik, berupa Private Album, yang bisa pengguna manfaatkan untuk menyimpan foto atau video jika dibutuhkan. Perangkat ini juga berbekal fitur Knox Vault seperti Secure Folder dan Auto Blocker.
Samsung Galaxy A57 5G juga mengusung peningkatan di bidang perlindungan terhadap debu dan percikan air, IP68, meningkat dari iP67 pada model sebelumnya. Sebagai informasi, Samsung Galaxy A57 5G juga mendukung eSIM.
Ponsel cerdas ini juga dibekali dengan sensor proximity untuk panggilan telepon, namun hanya dapat diakses melalui aplikasi Phone, sehingga aplikasi lain tidak bisa memanfaatkan fitur ini. Sayangnya, Samsung tidak membekali smartphone ini dengan dukungan DeX pada Samsung Galaxy A57 5G.
Kamera
Samsung Galaxy A57 5G mengusung tiga kamera di bagian belakang, terdiri dari kamera utama 50MP, ultrawide 12MP, dan makro 5MP. Kamera smartphone ini mampu menghadirkan foto yang dipotret dengan kondisi pencahayaan cukup dengan warna, detail dan ketajaman baik.Hanya saja, meski kamera perangkat ini dilengkapi dengan kemampuan zoom hingga 10x, foto yang dihasilkan kamera dengan kemampuan zoom tersebut sedikit tidak tajam dan buram. Karenanya, pengguna disarankan untuk tidak memotret dengan kemampuan zoom maksimal, terutama pada kondisi pencahayaan redup.


Sementara itu pada pencahayaan redup dan di malam hari, kamera Samsung Galaxy A57 5G juga mampu menghadirkan hasil foto dengan warna, detail dan ketajaman baik. Hasil foto yang dipotret di malam hari juga hadir dengan tampilan minim noise, dan juga terbantu menjadi lebih baik dan lebih terang berkat bantuan Night Mode.
Menariknya, Samsung turut membekali Samsung Galaxy A57 5G dengan kemampuan mengatur tingkat keburaman latar belakang pada hasil foto. Pengguna dapat memanfaatkan kemampuan untuk mendukung kreativitas saat bereksperimen saat memotret.


Sementara itu, Samsung juga menghadirkan peningkatan di bidang responsivitas kamera, sebab Galaxy A57 hadir dengan kemampuan shutter dan peralihan lensa minim lag. Kamera ponsel ini menyuguhkan performa cepat dan responsif, setidaknya jika dibandingkan dengan smartphone Galaxy kelas menengah model lama.
Sementara itu, Samsung Galaxy A57 5G berbekal kamera depan 12MP, serupa pendahulunya, Galaxy A56. Kamera depan smartphone ini mampu menghadirkan foto yang dipotret dengan kondisi pencahayaan cukup dengan warna, detail dan ketajaman baik, baik dalam kondisi pencahayaan cukup maupun redup.

Soal kemampuan video, Samsung Galaxy A57 5G menyuguhkan performa cukup baik, meski kemampuan perangkat ini masih terbatas pada resolusi maksimal 4K pada 30 fps. Sayangnya, Samsung tidak membekali Galaxy A57 5G dengan kemampuan merekam video HDR.
Performa dan Baterai
Samsung menghadirkan Galaxy A57 5G sebagai perangkat yang menjembatani konsumen yang menginginkan performa hampir serupa flagship untuk penggunaan harian, namun dengan harga lebih terjangkau.Pada perangkat ini, Samsung menggunakan chipset Exynos 1680, diklaim mampu menyuguhkan beberapa peningkatan dibandingkan dengan pendahulunya, termasuk kemampuan CPU 12.5% lebih tinggi, GPU 13.8% lebih kencang, hingga kemampuan NPU 42% lebih baik.
Dalam skenario penggunaan normal, seperti sekadar menikmati konten multimedia, media sosial, dan menggunakan kamera di beberapa kesempatan, Samsung Galaxy A57 5G mampu menyuguhkan performa layaknya smartphone flagship.
Namun, lag masih terasa di beberapa segi, salah satunya salah mengusap layar ponsel ke arah bawah dari sudut tepi kanan untuk mengakses Quick Panel. Sementara itu saat menjalan aplikasi navigasi di latar belakang, terkadang ponsel membutuhkan waktu beberapa detik untuk merespon sentuhan pada layar.

Saat diuji menggunakan aplikasi benchmark 3DMark dan PCMark mobile, Samsung Galaxy A57 5G juga mampu menyuguhkan performa baik. Selain itu, ponsel cerdas ini mampu menyuguhkan pengalaman gaming tergolong mulus, baik saat digunakan untuk memainkan game Ashpalt Legends maupun PUGB Mobile pada pengaturan default.
Samsung mengunggulkan kemampuan pendinginan lebih baik berkat vapor chamber 13% lebih besar dibandingkan dengan pendahulunya. Pada pengujian kami, selama menggunakan ponsel untuk bermain game atau menggunakan kamera dalam waktu lebih lama, perangkat cenderung lebih cepat menghangat.
Sementara itu soal baterai, Samsung Galaxy A57 5G berbekal baterai 5.000mAh, kapasitas yang sama dengan sejumlah smartphone Samsung seri A generasi sebelumnya. Baterai ponsel ini juga didukung teknologi pengisian daya cepat 45W via kabel, yang Samsung sebut sebagai Fast Charging 2.0.
Saat diuji menggunakan aplikasi benchmark, baterai Samsung Galaxy A57 5G mampu bertahan selama 16 jam 56 menit, dan bertahan sekitar 1 jam lebih lama saat digunakan dengan skenario penggunaan sehari-hari, kendati hal ini juga bergantung pada sejumlah faktor eksternal lain termasuk stabilitas sinyal dan suhu di sekitar pengguna.
Kesimpulan
Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan desain dan kesan serupa ponsel Samsung seri S, dengan desain dan bodi lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya, bezel lebih tipis dan bobot lebih ringan, menjadikannya terkesan lebih premium.Perangkat ini juga menawarkan peningkatan di bidang kamera yang tergolong memuaskan, terutama pada kemampuan kamera utama dan kamera depan. Tidak hanya itu, Samsung Galaxy A57 5G juga mengusung peningkatan soal daya tahan baterai meski mengusung kapasitas serupa generasi pendahulunya.
Samsung Galaxy A57 5G yang ditawarkan dengan harga Rp7.599.000 untuk varian 8GB+128GB, Rp8.299.000 untuk varian 8GB+256GB, dan Rp8.999.000 untuk varian 12GB+ 256GB, serta jaminan garansi 2 tahun untuk seluruh varian ini sesuai untuk pengguna yang ingin mencicipi pengalaman penggunaan ala flagship namun dengan harga lebih terjangkau.
| Spesifikasi | Samsung Galaxy A57 5G |
| Prosesor | Exynos 1680 4nm |
| GPU | Xclipse 550 |
| OS | One UI 8.5, Android 16 |
| RAM | 8GB |
| Memori Internal | 128GB |
| Kamera | Belakang 50MP+12MP+5MP, Depan 12MP |
| Baterai | 5.000mAh |
| Layar | 6,7 inci Super AMOLED, refresh rate 120Hz |
| Harga | Rp7.599.000 |
8.5
Samsung Galaxy A57 5G
Plus
- Desain ramping dan ringan
- Daya tahan baterai tergolong lama
- Menggunakan OneUI generasi terbaru
- Performa kamera utama dan kamera depan baik
- Layar luas, cerah dan tajam
- Fitur AI cukup lengkap
Minus
- Tanpa dukungan mode DeX
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News