Rasa mulas dan ingin buang air besar (BAB) biasanya datang saat pagi hari hingga siang hari. (Foto Ilustrasi: Rawpixel/Pexels)
Rasa mulas dan ingin buang air besar (BAB) biasanya datang saat pagi hari hingga siang hari. (Foto Ilustrasi: Rawpixel/Pexels)

Sains Jelaskan Sembilan Kebiasaan Aneh BAB

Rona studi kesehatan
Anda Nurlaila • 30 April 2019 18:54
Sebelum buang air besar (BAB), terkadang ada hal-hal atau kebiasaan aneh. Seperti merinding, atau perut merasa mulas. Meski terlihat aneh, tapi sains punya penjelasan mengenai itu.
 
Jakarta: Rasa mulas dan ingin buang air besar (BAB) biasanya datang saat pagi hari hingga siang hari. Namun kadang, 'panggilan alam' itu tidak berlaku untuk sebagian orang.
 
Sebab ada juga yang merasa mulas dan BAB justru pada malam hari. Melansir Reader's Digest, ada beberapa kebiasaan BAB yang dapat dijelaskan dengan sains. Apa saja itu?

-Bangun malam untuk BAK bukan BAB

Neuron cerdas di usus mengendalikan kontraksi usus besar yang membuang limbah, juga dipengaruhi oleh ritme sirkadian tubuh. Direktur neurogastroenterologi di Johns Hopkins Center for Neurogastroenterology, Pankaj J. Pasricha, menjelaskan itulah sebabnya mayoritas orang tidak berkeinginan mengosongkan usus mereka saat tengah malam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, kandung kemih, reservoir untuk aliran urine yang terus-menerus diproduksi di ginjal, meregang hingga volume tertentu. Tidur selama 6-8 jam umumnya tidak harus buang air kecil. Tapi kondisi medis tertentu atau minum terlalu banyak air sebelum tidur dapat membuat kita ingin berkemih.

-Buang gas saat pagi hari

Usus besar tidak aktif selama malam hari dan mulai berkontraksi ketika Anda bangun. Usus mendorong gas yang terperangkap sepanjang malam dan mengeluarkannya saat bangun.

-Kopi memicu buang air

Sekitar 30 persen orang merasakan keinginan buang air besar setelah minum secangkir kopi. Para ilmuwan dalam beberapa penelitian menjelaskan, kopi merangsang usus besar bagian distal dan mempercepat pembuangan limbah. Asam klorogenat dalam kopi menyebabkan lambung memproduksi lebih banyak asam lambung. Hal ini menyebabkan lambung membuang isinya lebih cepat dari biasanya.

-Merinding saat BAB

Dr. Sheth menyebutnya sensasi “poo-phoria.” Ini terjadi saat gerakan usus merangsang saraf vagus, yang membentang dari batang otak ke usus besar.
 
Ketika saraf vagus dirangsang, tubuh berkeringat, menggigil, serta mengalami penurunan tekanan darah dan detak jantung. Buang air dalam jumlah banyak juga bisa memicu poo-phoria.  Itulah sebabnya hal tersebut tidak terjadi setiap kali buang kotoran.

-Makanan pedas memberi sensasi terbakar

Senyawa yang memberi rasa pedas tidak berubah saat dicerna. Sehingga akan tetap ada saat berada di usus dan siap dikeluarkan. Bagian anal dan dubur dilapisi sel-sel yang mirip dengan yang ada di mulut. Sehingga makan pedas dapat memberi sensasi terbakar saat keluar.

-Bepergian penyebab konstipasi (sembelit)

Hampir 40 persen orang mengalami konstipasi atau sembelit ketika bepergian. Itu terjadi akibat perubahan rutinitas. Waktu makan yang berbeda, jadwal tidur yang bergeser, atau jet lag dapat mengubah ritme sirkadian tubuh dan memengaruhi proses pencernaan.

-Sering buang air saat menstruasi

Ketika menstruasi, tubuh melepas hormon prostaglandin yang membantu kontraksi rahim. Menurut Women's Health, hal ini juga memengaruhi usus.
 
"Prostaglandin memiliki efek pada otot polos, dan usus sebenarnya adalah otot polos," kata seorang ob-gyn di San Francisco Jennifer Gunter.

-Kotoran mengapung

Kotoran yang mengapung mungkin mengandung lemak. Menurut EverydayHealth.com, hal ini menjadi pertanda bahwa tubuh sulit menyerap nutrisi dari makanan. Malabsorpsi dikaitkan dengan kondisi seperti penyakit celiac atau pankreatitis kronis.

-Pembedahan menyebabkan sembelit

Obat-obatan yang diberikan pada saat operasi, penghilang rasa sakit, dan ketidakaktifan selama pemulihan dapat menyebabkan sembelit. Makanya sebelum menjalani operasi, pasien perlu minum pelunak feses. Sebelum pulang, sebaiknya minta supository untuk melancarkan buang air di rumah.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif