Sejumlah kebiasaan bisa berisiko menghancurkan gigi Anda--Ilustrasi/Pexels
Sejumlah kebiasaan bisa berisiko menghancurkan gigi Anda--Ilustrasi/Pexels

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Gigi

Rona gaya gigi
Sunnaholomi Halakrispen • 01 November 2019 07:04
Jakarta: Sejumlah kebiasaan bisa berisiko menghancurkan gigi Anda. Bahkan, berakibat fatal jika terus dilakukan. Salah satunya, mengunyah es batu.
 
Meskipun terbuat dari air mineral dan bebas gula, bukan berarti tidak berbahaya bagi kesehatan gigi. Kebiasaan ini bisa membuat gigi Anda patah dan mengiritasi jaringan lunak di dalam gigi.
 
Makan makanan panas dan makanan dingin dapat memicu rasa sakit dengan cepat dan tajam atau menyebabkan sakit gigi yang awet.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika ingin mendapatkan sensasi pengganti es batu, kunyahlah permen karet tanpa gula. Sementara itu, ada sejumlah kebiasaan lainnya yang bisa menghancurkan gigi Anda.
 
1. Botol pengantar tidur
 
Tidak pernah terlalu dini untuk melindungi gigi. Memberikan bayi botol jus, susu, atau susu formula sebelum tidur, bisa membuat gigi baru menjadi lapuk.
 
Bayi mungkin terbiasa tertidur dengan botol di mulutnya, memandikan gigi dalam gula semalaman. Solusi terbaik ialah dengan menjauhkan botol dari boks bayi.
 
2. Tindikan lidah
 
Tindikan di lidah mungkin terkesan trendi, tetapi menggigit logam dapat merusak gigi. Tindikan di bibir memiliki risiko yang sama.
 
Ketika logam bergesekan dengan gusi, dapat merusak gusi yang dapat menyebabkan kehilangan gigi. Mulut juga merupakan tempat berlindung bagi bakteri, sehingga tindikan meningkatkan risiko infeksi dan luka pada mulut.
 
Tindikan lidah juga ada risiko yang secara tidak sengaja menusuk pembuluh darah besar, yang dapat menyebabkan pendarahan hebat. Intinya, diskusikan risiko kesehatan dengan dokter gigi Anda terlebih dahulu.
 
3. Menggiling gigi
 
Tindakan penggilingan gigi atau bruxism dapat merusak gigi, seiring waktu. Paling sering disebabkan oleh stres dan kebiasaan tidur. Ini membuatnya sulit dikendalikan.
 
Sementara itu, menghindari makanan keras di siang hari dapat mengurangi rasa sakit dan kerusakan dari kebiasaan ini. Kemudian, mengenakan pelindung mulut di malam hari dapat mencegah kerusakan yang disebabkan oleh penggilingan saat tidur.
 
4. Permen
 
Semua makanan manis mengandung pembusukan gigi, tetapi beberapa permen lebih sulit untuk ditahan. Ketika permen menempel di gigi, gula dan asam yang dihasilkan tetap ada dalam mulut selama berjam-jam.
 
Jika Anda merasa tiada hari tanpa permen, coba hasilkan lebih banyak air liur selama makan, yang membantu membilas sisa permen dan asam. Caranya, kecap permen bukan digigit.
 
5. Soda
 
Permen bukan satu-satunya biang kerok dalam hal penambahan gula. Soda dapat memberikan hingga 11 sendok teh gula per sajian sode. Soda juga mengandung asam fosfat dan sitrat, yang menggerogoti email gigi.
 
6. Membuka barang dengan gigi
 
Membuka tutup botol atau kemasan plastik dengan gigi Anda mungkin terasa nyaman. Tetapi, tindakan ini merupakan kebiasaan yang membuat dokter gigi merasa ngeri karena dapat menyebabkan gigi retak. Gigi hanya boleh digunakan untuk makan.
 
7. Merokok
 
Rokok serta produk tembakau lainnya dapat menodai gigi dan menyebabkan gigi rontok akibat penyakit gusi. Tembakau juga bisa menyebabkan kanker mulut, bibir, dan lidah.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif