Menurut Sarah Horvath, M.D., seorang ginekolog di Philadelphia, secara medis mungkin tidak perlu untuk buang air kecil sebelum berhubungan seks. (Foto: Toa Heftiba/Unsplash,com)
Menurut Sarah Horvath, M.D., seorang ginekolog di Philadelphia, secara medis mungkin tidak perlu untuk buang air kecil sebelum berhubungan seks. (Foto: Toa Heftiba/Unsplash,com)

Buang Air Kecil Sebelum atau Sesudah Hubungan Seks?

Rona kesehatan
Raka Lestari • 29 Desember 2017 14:06
Jakarta: Banyak mitos yang mengatakan bahwa para wanita harus buang air kecil setelah melakukan hubungan seks untuk menghindari infeksi kandung kemih.
 
Untuk mencegah hal tersebut, mungkin saja kita sebaiknya buang air kecil sebelum melakukan hubungan seks agar saat melakukan hubungan seks kita merasa nyaman dan tidak terganggu. Namun tetap saja panggilan alam tersebut tidak bisa kita atur sesuai dengan keinginan kita.
 
Menurut Sarah Horvath, M.D., seorang ginekolog di Philadelphia, secara medis mungkin tidak perlu untuk buang air kecil sebelum berhubungan seks. Terlebih lagi, Horvath mengatakan kepada Women's Health bahwa kebanyakan wanita tidak perlu terlalu banyak menekankan kencing setelah berhubungan seks, kecuali jika mereka rentan terhadap Infeksi Saluran Kemih (ISK).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga: Cara Mengatasi Infeksi Saluran Kemih)
 
Namun bagi para penderita ISK sebaiknya memperhatikan hal-hal untuk kebaikan mereka, seperti: Pastikan pasangan Anda bersih dan sehat, sering cuci tangan, dan kenakan kondom pada pasangan yang baru. 
 
Buang Air Kecil Sebelum atau Sesudah Hubungan Seks?
(Menurut Sarah Horvath, M.D., seorang ginekolog di Philadelphia, secara medis mungkin tidak perlu untuk buang air kecil sebelum berhubungan seks. Foto: Allef Vinicius/Unsplash.com)
 
"Anda juga harus tetap terhidrasi, ini membuat cairan bergerak melalui saluran kemih Anda dan membantu membersihkan bakteri," kata Horvath.
 
Mary Jane Minkin, M.D., seorang profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Yale University, sependapat. "Meskipun saya selalu mendorong pasien saya untuk buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan seks, sebenarnya tidak ada data ilmiah untuk mendukung kebiasaan tersebut," katanya kepada Women's Health. "Saya mendorong semua pasien saya untuk tetap terhidrasi dengan baik, dan sering buang air kecil."
 
Menurut Horvath pergilah ke kamar mandi jika Anda ingin merasakan buang air kecil. Menahan buang air kecil bisa menimbulkan peluang terkena ISK atau kandung kemih. "Jadi biarpun akan sedikit mengganggu, jika Anda harus buang air kecil, pergilah," pesannya.
 

 

 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif