Kemampuan seseorang untuk menaiki tangga juga menunjukkan bahwa, mereka akan dapat menjalani operasi yang lebih lancar daripada mereka yang gagal dalam tes. (Foto Ilustrasi: Hakon Sataoen/Unsplash.com)
Kemampuan seseorang untuk menaiki tangga juga menunjukkan bahwa, mereka akan dapat menjalani operasi yang lebih lancar daripada mereka yang gagal dalam tes. (Foto Ilustrasi: Hakon Sataoen/Unsplash.com)

Menghitung Umur dengan Menaiki Tangga

Rona studi kesehatan
Dhaifurrakhman Abas • 10 Maret 2019 11:19
Jakarta: Berapa waktu yang Anda habiskan untuk menaiki anak tangga? Coba sesekali hitung waktu yang Anda butuhkan.
 
Lalu, ingat pada anak tangga ke berapa Anda mulai merasa ngos-ngosan? Memang terlihat tidak penting, tapi siapa sangka, tes tersebut bisa mengungkapkan tentang berapa lama seseorang bisa hidup di dunia.
 
Waktu tersebut, ternyata juga bisa menunjukkan seberapa besar risiko Anda terserang penyakit kardiovaskular dan penyakit lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal ini diungkapkan oleh sekelompok peneliti dari University Hospital Coruña di Galicia. Studi ini menunjukkan bahwa jika Anda dapat berjalan sampai empat anak tangga tanpa jeda dan ngos-ngosan, maka Anda dapat terhindar dari kematian dini.
 
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa, seorang yang sehat akan dapat menaiki anak tangga dalam satu menit tanpa jeda.
 
Dalam studi tersebut, para akademisi melakukan penelitian terhadap 13 ribu orang yang berjuang menyelesaikan tes menaiki anak tangga dalam satu menit.
 
Ditemukan bahwa orang-orang yang berjuang untuk menyelesaikan tugas itu tiga kali lebih mungkin meninggal karena masalah jantung dan dua kali berisiko meninggal akibat kanker.

Baca juga: Mengenal Bintik Putih di Kuku

Peneliti bahkan menemukan hubungan antara olahraga dan umur panjang. Andrew Freeman, direktur pencegahan kardiovaskular dan kesehatan di National Jewish Health juga mendukung penelitian ini.
 
Dia mengatakan bahwa kemampuan seseorang untuk menaiki tangga juga menunjukkan bahwa, mereka akan dapat menjalani operasi yang lebih lancar daripada mereka yang gagal dalam tes.
 
"Tapi, jika Anda gagal dalam ujian, jangan berkecil hati," kata Freeman.
 
Ia menganjurkan untuk segera mengunjungi dokter apabila Anda gagal menjalani tes tersebut. Dia juga menganjurkan untuk segera mendapatkan pemeriksaan diagnostik yang tepat.
 
"Belajar dari kegagalan Anda dan memotivasi diri Anda untuk berolahraga untuk mendapatkan bentuk tubuh yang sempurna," ujar dia.
 
Berolahraga secara teratur sangat penting untuk kehidupan yang sehat dan terbebas dari ragam penyakit. Jika Anda berolahraga setiap hari, kata Freeman, maka Anda cenderung sehat dan memiliki pemulihan yang lebih baik daripada yang tidak melakukannya.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif