Pneumonia adalah infeksi saluran pernapasan akut pada paru-paru. (Ilustrasi/Pexels)
Pneumonia adalah infeksi saluran pernapasan akut pada paru-paru. (Ilustrasi/Pexels)

6 Fakta Tentang Pneumonia pada Anak

Rona kesehatan paru-paru
Kumara Anggita • 26 September 2020 07:03
Jakarta: Pneumonia adalah infeksi saluran pernapasan akut pada paru-paru. Gejalanya beragam seperti demam, batuk, dan mengi dimana suara anak jadi bernada tinggi yang terdengar saat sedang bernapas.
 
Untuk mengenali penyakit ini lebih lanjut, simak beberapa fakta tentang pneumonia pada anak yang dilansir dari Unicef.

Pneumonia telah membunuh lebih banyak anak dibandingkan penyakit menular lainnya

Secara global, lebih dari 800.000 anak balita meninggal akibat pneumonia setiap tahun. Di Indonesia, lebih dari 19.000 anak balita meninggal akibat pneumonia pada tahun 2018.

Pneumonia itu menular

Pneumonia menular dan dapat menyebar dengan beberapa cara. Ini dapat menyebar melalui partikel di udara (dari batuk atau bersin), melalui darah, terutama selama dan  setelah baru lahir, atau dari permukaan yang terkontaminasi.

Sekitar 50 persen kematian akibat pneumonia pada masa kanak-kanak dikaitkan dengan polusi udara

Sistem imun yang sehat biasanya melindungi tubuh dari agen infeksi, namun banyak faktor yang melemahkan perlindungan tubuh pada anak-anak. Ini termasuk polusi udara. Polusi dalam ruangan berkontribusi terhadap 62 persen kematian akibat pneumonia anak terkait polusi udara.

Penelitian menunjukkan bahwa perbaikan mencuci tangan dengan sabun mengurangi risiko pneumonia hingga 50 persen

Pneumonia dapat dicegah sejak awal dengan meningkatkan tindakan perlindungan, seperti nutrisi yang memadai, dan dengan mengurangi faktor risiko seperti polusi udara (yang membuat paru-paru lebih rentan terhadap infeksi) dan menerapkan praktik kebersihan yang baik.
 
Mencuci tangan dengan sabun mengurangi risiko pneumonia hingga 50 persen dengan menurunkan paparan bakteri. Di Indonesia, 64 persen penduduk memiliki fasilitas cuci tangan dasar pada tahun 2017.

Menyusui membantu mencegah pneumonia

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan merupakan cara yang efektif untuk melindungi anak dari pneumonia dan penyakit menular lainnya. ASI membuat sistem kekebalan bayi lebih kuat.

Vaksin dapat mencegah kematian akibat pneumonia

Hampir semua kematian akibat pneumonia dapat dicegah. Cara paling efektif untuk melindungi anak dari pneumonia adalah imunisasi, khususnya imunisasi Hib, pneumococcus, campak dan pertusis. Indonesia telah menetapkan target peningkatan PCV pada tahun 2024 untuk menjangkau 5 juta bayi yang lahir setiap tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



 
(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif