Seringkali kita kita mengetahui seputar orgasme. Namun timbul pertanyaan kenapa pria orgasme? Temukan jawabannya di bawah ini. (Foto: Ilustrasi. Dok. Nathan Dumlao/Unsplash.com)
Seringkali kita kita mengetahui seputar orgasme. Namun timbul pertanyaan kenapa pria orgasme? Temukan jawabannya di bawah ini. (Foto: Ilustrasi. Dok. Nathan Dumlao/Unsplash.com)

Orgasme Wanita Perbesar Kemungkinan untuk Hamil?

Rona seks dan kesehatan
22 Januari 2019 14:36
Jakarta: Seringkali kita kita mengetahui seputar orgasme. Namun timbul pertanyaan kenapa pria orgasme? Jawabannya adalah secara ilmiah pria harus orgasme untuk bisa bereproduksi. Tapi, bagaimana dengan orgasme wanita? Hal ini masih menjadi misteri.
 
Tentu saja, orgasme wanita memberikan kepuasan dan kenikmatan. Tapi, apakah perlu wanita mencapai klimaks untuk bisa hamil?
 
Tidak. Banyak pasangan berhasil hamil tanpa pihak wanita lebih dulu orgasme. Namun, beberapa riset menemukan, orgasme wanita ternyata meningkatkan kemungkinan pembuahan. Berikut ada paparan dari BabyCenter yang bisa Anda simak mengenai hal ini.

(Seringkali kita kita mengetahui seputar orgasme. Namun timbul pertanyaan kenapa pria orgasme? Jawabannya adalah secara ilmiah pria harus orgasme untuk bisa bereproduksi. Foto: Joel Overbeck/Unsplash.com)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Teori penyedotan
 
Hipotesis penyedotan (upsuck hypothesis) pertama kali ditemukan pada awal abad ke-19. Hipotesis mengatakan, seiring wanita mencapai orgasme, otot uterinnya akan berfungsi seperti penyedot (vacuum) yang akan menarik sperma dan membantu perjalanan mereka dalam vagina.
 
(Baca juga: Tiap Satu Jam, Perempuan Ini Orgasme 90 Kali)
 
Satu studi menemukan, ketika wanita mencapai orgasme satu menit atau 45 menit setelah pasangannya ejakulasi, sperma akan bertahan lebih banyak dibanding jika wanita tidak orgasme.
 
Sementara, studi lain menyimpulkan, hanya sedikit atau malah sama sekali tidak ada peran orgasme wanita dalam memindahkan spermatozoa dalam koitus alami manusia.
 
Jika fokus pada lama hubungan dan seberapa sering pasangan berhubungan seks, hal itu akan menyingkirkan hubungan antara orgasme dengan jumlah anak yang dimiliki pasangan.
 
Ketika Anda berusaha untuk hamil, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan stres. Dan stres bisa menghalangi kehamilan.
 
Jangan biarkan bisa atau tidaknya orgasme Anda masuk menjadi penyebab stres. Walau orgasme mungkin bisa membantu, hal ini bukanlah faktor utama untuk bisa hamil.
 

Maria Fransiska
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi